Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Main Stadion PKOR Way Halim, Lampung, Borneo FC Waspadai Wajah Baru Bhayangkara FC

Redaksi Prokal • 2026-02-07 12:15:00
Mesin gol, Mariano Peralta, dan striker anyar asal Spanyol, Koldo Obieta, diharapkan tampil maksimal dan membawa tiga poin ke Samarinda. (BORNEO FC MEDIA)
Mesin gol, Mariano Peralta, dan striker anyar asal Spanyol, Koldo Obieta, diharapkan tampil maksimal dan membawa tiga poin ke Samarinda. (BORNEO FC MEDIA)

 

PROKAL.CO-Menjelang laga tandang di Stadion PKOR Way Halim, Lampung, pada Sabtu (7/2), Borneo FC Samarinda menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan terbaru Bhayangkara FC. Pelatih Pesut Etam, Fabio Lefundes, menegaskan bahwa lawan yang akan mereka hadapi di putaran kedua Super League 2025-2026 ini memiliki komposisi dan mentalitas yang jauh berbeda dibandingkan pertemuan sebelumnya.

Transformasi Bhayangkara FC terlihat nyata setelah manajemen tim berjuluk The Guardians tersebut jor-joran mendatangkan pemain berkelas di bursa transfer paruh musim. Kepercayaan diri tuan rumah kini sedang di atas angin menyusul kemenangan tipis 2-1 atas Malut United di laga terakhir. Lefundes menyadari bahwa tren positif tersebut menjadikan Bhayangkara FC sebagai ancaman serius bagi ambisi Borneo FC untuk tetap bertengger di papan atas klasemen.

Meskipun Borneo FC berhasil mengamankan kemenangan pada pertemuan pertama, juru taktik asal Brasil tersebut mengakui bahwa saat itu pun pertandingan berjalan sangat ketat. Ia memprediksi duel kali ini akan berlangsung lebih sengit mengingat adanya perbedaan misi di antara kedua tim. Borneo FC berjuang mempertahankan posisi elite di puncak klasemen, sementara Bhayangkara FC berupaya keras merangkak naik untuk mengamankan posisi di papan tengah.

Menanggapi tantangan tersebut, Lefundes tetap mengusung optimisme tinggi. Keyakinannya didasarkan pada performa internal Borneo FC yang stabil dan masuknya amunisi baru yang menambah kedalaman skuad di lini serang. Baginya, perubahan besar tidak hanya terjadi di kubu lawan, tetapi juga di tubuh Pesut Etam yang terus beradaptasi demi memberikan penampilan terbaik guna mencuri poin penuh di kandang lawan. (*)

Editor : Indra Zakaria