Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pamit dari Persija, Ryo Matsumura Ungkap Realita Pahit di Balik Layar Macan Kemayoran

Redaksi Prokal • 2026-02-11 08:30:00
Ryo Matsumura saat masih berseragam Persija Jakarta. (Dok. Ryo Matsumura)
Ryo Matsumura saat masih berseragam Persija Jakarta. (Dok. Ryo Matsumura)

JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari bintang asal Jepang, Ryo Matsumura. Melalui pesan emosional di akun media sosial pribadinya pada Selasa (10/2/2026), Ryo resmi menyampaikan salam perpisahan kepada Persija Jakarta dan kelompok suporter setia, The Jakmania. Unggahan ini menandai berakhirnya pengabdian Ryo selama hampir tiga musim di ibu kota.

Ryo mengaku merasa sangat terhormat telah mencatatkan sejarah sebagai pemain asal Jepang pertama yang berseragam Macan Kemayoran. Baginya, tiga tahun bersama Persija bukan sekadar urusan profesional, melainkan sebuah perjalanan emosional yang mendalam. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Jakmania yang selalu memberikan dukungan tanpa henti sejak ia bergabung pada 2023 silam.

Namun, di balik salam perpisahannya, Ryo juga membongkar masa-masa sulit yang harus dihadapi para pemain. Ia mengungkapkan bahwa musim lalu merupakan periode terberat akibat krisis finansial yang melanda klub. Ryo menyebutkan bahwa ada momen di mana gaji para pemain tidak dibayarkan selama berbulan-bulan, ditambah lagi tantangan bertanding di stadion tertutup tanpa dukungan langsung suporter.

“Tim harus berjuang melalui masa yang sangat sulit. Ada masa ketika gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, namun kami tetap berusaha memberikan yang terbaik di lapangan,” tulis Ryo dalam pesan terbukanya.

Meski diterpa badai finansial, Ryo tetap menunjukkan loyalitas dan performa konsisten. Selama berseragam oranye, ia mencatatkan 68 penampilan dengan torehan 17 gol. Kemampuannya yang fleksibel dalam mengisi posisi winger maupun gelandang serang menjadikannya salah satu pilar asing yang paling dicintai publik Jakarta.

Kini, perjalanan Ryo berlanjut ke pelabuhan baru. Pada paruh musim BRI Super League tahun ini, ia resmi dipinjamkan ke Bhayangkara Presisi Lampung dan akan mengenakan nomor punggung 18. Perpisahan ini menutup satu babak penting dalam sejarah pemain Jepang di Persija, meninggalkan kesan mendalam tentang profesionalitas di tengah keterbatasan.

Bagi The Jakmania, sosok Ryo akan selalu dikenang bukan hanya karena skill individunya di lapangan, tetapi juga karena kejujuran dan ketangguhannya menjaga marwah tim di saat-saat paling sulit. (*)

Editor : Indra Zakaria