Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rumor Panas Mariano Peralta: Persebaya, Persib, dan Persija Saling Sikut Berburu Pemain Terbaik

Redaksi Prokal • Selasa, 26 Mei 2026 | 07:45 WIB
DIBIDIK KLUB: Mariano Peralta tampil tajam bersama Borneo FC dan kini jadi rebutan klub-klub besar. (Instagram @marianoperalta.9)
DIBIDIK KLUB: Mariano Peralta tampil tajam bersama Borneo FC dan kini jadi rebutan klub-klub besar. (Instagram @marianoperalta.9)

SURABAYA – Persebaya Surabaya dikabarkan resmi masuk dalam perburuan tanda tangan penyerang sayap tajam milik Borneo FC, Mariano Peralta, menjelang dibukanya bursa transfer Super League 2026/2027. Pemain andalan asal Argentina tersebut mendadak jadi komoditas terpanas setelah tampil menggila dan sukses ditasbihkan sebagai pemain terbaik musim ini berkat kontribusi luar biasanya bagi Pesut Etam.

Rumor ketertarikan tim berjuluk Green Force ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan akun fanbase Instagram @tribunpersebaya. Kabar masuknya nama pemain berusia 28 tahun itu langsung memicu gelombang antusiasme dan memancing perbincangan hangat di kalangan Bonek di media sosial. Langkah Persebaya memburu Peralta disinyalir mencuat karena proses negosiasi perpanjangan kontrak dengan winger andalan mereka, Bruno Moreira, yang hingga kini belum menemui kata sepakat.

Statistik mengerikan Mariano Peralta sepanjang musim kompetisi Super League 2025/2026 memang menjadi alasan utama mengapa dirinya menjadi rebutan klub-klub raksasa tanah air. Bermain dalam 34 pertandingan dengan total 3.039 menit bermain, ia sukses menggelontorkan 20 gol dan memberikan 14 assist, sebuah catatan yang sangat produktif untuk seorang pemain sayap. Menariknya, selain memiliki kecepatan mumpuni dan insting gol yang tajam, Peralta juga dikenal sebagai pemain disiplin karena hanya mengantongi tiga kartu kuning sepanjang musim.

Lonjakan performa yang luar biasa ini mendongkrak nilai pasar Mariano Peralta secara signifikan. Saat ini, harga pasar mantan pemain Liga Argentina tersebut ditaksir telah menembus angka Rp 10,43 miliar, sebuah nominal yang sebanding dengan statusnya sebagai kandidat terkuat pemain terbaik liga.

Namun, ambisi Persebaya untuk mendaratkan Peralta ke Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan tidak akan mudah. Jauh sebelum klub asal Kota Pahlawan itu menyatakan minatnya, dua kekuatan besar sepak bola Indonesia lainnya, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta, sudah lebih dulu mengintai situasi sang pemain. Persib disebut-sebut butuh tambahan amunisi di lini serang demi mempertahankan dominasi mereka, sementara Persija Jakarta memerlukan sosok pembeda setelah performa lini depan mereka dianggap inkonsisten. Tak hanya trio raksasa tersebut, klub ambisius seperti Dewa United dan PSS Sleman dikabarkan siap memberikan kejutan dalam perburuan ini.

Jika menilik rekam jejaknya, ketajaman Peralta justru baru benar-benar meledak saat berkarier di Indonesia. Memulai karier profesional di akademi CA San Lorenzo de Almagro di Argentina pada periode 2018–2022, Peralta sempat dipinjamkan ke Union de Santa Fe dengan catatan 40 pertandingan, tiga gol, dan dua assist. Ia juga sempat mencicipi ketatnya kompetisi di Uruguay bersama CA Cerro dengan membukukan tiga gol dan empat assist dari 35 laga, sebelum akhirnya memutuskan hijrah ke Samarinda dan menjadi fenomena baru di sepak bola nasional.

Kini dengan usia emas yang matang dan statistik elite di tangan, masa depan Mariano Peralta menjadi teka-teki paling menarik di lantai bursa transfer. Bagi Persebaya, mendatangkan Peralta bisa menjadi jaminan mutu untuk menjaga daya gedor tim di papan atas musim depan, meski manajemen Green Force harus bersiap merogoh kocek dalam-dalam dan bekerja ekstra keras untuk memenangkan persaingan sengit ini.(*)

Editor : Indra Zakaria
#Mariano Peralta