GOL pertama Bayer Leverkusen yang dicetak wingback kanan Josip Stanisic seperti menampar wajah Bayern Munchen. Stanisic berstatus pemain Bayern yang dipinjamkan ke Leverkusen di awal musim ini. Kenapa pemain pinjaman bisa bermain melawan klub pemiliknya?
Hal itu karena Bundesliga tidak menerapkan aturan yang sama seperti liga elite Eropa lainnya terkait pemain pinjaman. Artinya, pemain yang bersangkutan bisa bermain melawan klub pemiliknya. Aturan yang membuat der trainer Bayern Thomas Tuchel meminta untuk direvisi.
“Ada aturan bagus di Inggris. Jika Anda meminjamkan pemain, mereka (klub) tak akan bisa memainkan pemain tersebut ketika menghadapi tim Anda,’’ ucap Tuchel yang pernah melatih Chelsea kepada Kicker. ”Sayangnya, aturan itu tidak berlaku di Jerman. Malam ini (kemarin, Red) kami jadi korbannya,’’ sambungnya.
Tuchel tidak dimungkiri punya andil peminjaman Stanisic ke Leverkusen yang kesepakatannya diteken pada 21 Agustus 2023. Sialnya, sembilan hari berselang, bek kanan Benjamin Pavard dilepas ke Inter Milan.
Alhasil, hanya Noussair Mazraoui dan Bouna Sarr yang tersisa di posisi tersebut. Nama terakhir mengalami cedera ACL lutut kiri pada akhir tahun lalu sehingga Bayern merekrut Sacha Boey dengan harga lumayan mahal di bursa transfer Januari lalu.
Sebelum membeli Boey, Bayern disebut ingin memulangkan Stanisic lebih awal. Tapi, seiring dibutuhkan Leverkusen dan merupakan rival juara di Bundesliga, upaya Bayern tentu saja ditolak Die Werkself, sebutan Leverkusen.
Di sisi lain, Stanisic menghormati Bayern dengan memilih tidak merayakan gol.
’’Bagiku, gol itu aneh. Mencetak gol melawan mantan klub yang pernah aku bela,’’ tutur pemain 23 tahun berkebangsaan Kroasia itu. ’’Saat dipinjamkan, aku tidak pernah merasa aku bisa bermain melawan mereka (Bayern),’’ sambungnya. (ren/c19/dns/jpg/er)
Editor : Indra Zakaria