Alasannya? Kelemahan dan kendala yang menimpa skuad Garuda dalam beberapa hari terakhir. Dari 26 pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk menghadapi Vietnam, lima di antaranya harus absen karena mengalami demam.
Nama-nama seperti Pratama Arhan, Ivar Jenner, Rafael Struick, Muhammad Riyandi, dan Nadeo Argawinata menjadi sorotan, dengan kabar-kabar terkait kondisi kesehatan mereka yang tidak memungkinkan untuk bermain.
Namun demikian, kendala itu tidak membuat Shin Tae-yong menurunkan semangatnya. Dalam konferensi pers yang digelar di Vietnam pada Senin (25/3), pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa skuad Garuda datang ke Hanoi dengan satu tujuan utama: kemenangan. Dia menolak berkomentar lebih lanjut mengenai taktik yang akan digunakan, namun dengan tegas menyatakan bahwa timnas Indonesia tidak akan bermain bertahan.
"Pertanyaan tentang taktik sangat menarik," ujar Shin Tae-yong dengan senyuman misterius yang melekat di wajahnya. "Namun, saya tidak akan memberikan jawaban yang jelas terkait hal itu. Yang pasti, kami tidak datang ke sini untuk bertahan."
Pernyataan ini tentu saja menggugah rasa penasaran dari para penggemar sepak bola di Indonesia, terutama mengingat pentingnya laga ini dalam perjalanan timnas Indonesia menuju putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Dengan Vietnam berada di peringkat ketiga dengan tiga poin, hasil dari pertandingan ini akan sangat memengaruhi nasib kedua tim.
Shin Tae-yong juga memberikan sorotan khusus terhadap keinginan dan kemampuan para pemain timnas Indonesia. Meskipun banyak di antara mereka masih minim pengalaman, dia yakin bahwa semangat dan determinasi mereka akan menjadi kunci utama dalam pertandingan ini.
"Kami sadar bahwa beberapa pemain kami masih baru dalam dunia internasional," ujarnya. "Namun, saya melihat mereka memiliki keinginan dan kemampuan untuk tampil dengan performa terbaik."
Pada sisi lain, absennya dua pemain kunci, Marc Klok dan Sandy Walsh, juga menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda. Marc Klok mengalami cedera dan saat ini sedang menjalani proses penyembuhan di Singapura, sementara Sandy Walsh harus absen karena menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Meskipun demikian, Shin Tae-yong menegaskan bahwa hal ini tidak akan mengubah fokus timnya untuk meraih kemenangan.
"Pertandingan besok bisa dianggap sebagai laga yang penting," tambahnya dengan suara yang penuh keyakinan. Kami datang ke sini untuk menang," tutur pelatih berusia 52 tahun tersebut.
Dengan begitu, sorotan kini tertuju pada laga yang akan berlangsung di Stadion My Dinh. Pertanyaannya, mampukah timnas Indonesia meraih kemenangan di kandang Vietnam? Ataukah spekulasi media Vietnam tentang taktik bertahan akan menjadi kenyataan?
Yang pasti, pernyataan tegas Shin Tae-yong telah menggugah semangat para penggemar sepak bola di Indonesia. Mereka akan dengan penuh antusias menanti hasil akhir dari pertarungan sengit antara Vietnam dan Indonesia. Semoga, skuad Garuda mampu memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara. (*)