Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Austria dan Prancis Lolos 16 Besar, Belanda Berjuang Lewat Peringkat 3 Terbaik

Redaksi • 2024-06-26 09:17:02
Pemain tim nasional Prancis Antoine Griezmann (tengah) menyundul bola dalam pertandingan Grup D UEFA Euro 2024 melawan Belanda di Leipzig, Jerman, (21/6/2024). Kedua tim bermain imbang 0-0. ANTARA FOT
Pemain tim nasional Prancis Antoine Griezmann (tengah) menyundul bola dalam pertandingan Grup D UEFA Euro 2024 melawan Belanda di Leipzig, Jerman, (21/6/2024). Kedua tim bermain imbang 0-0. ANTARA FOT

Austria mematahkan ekspektasi setelah lolos ke 16 besar Piala Eropa (Euro) 2024 sebagai juara grup, unggul dari Prancis dan Belanda dalam klasemen akhir Grup D. Tim asuhan Ralf Rangnick tersebut mampu mengalahkan Belanda 3-2 di Stadion Olimpiade, Berlin pada Selasa (25/6). Austria membuka keunggulan lewat bunuh diri Donyell Malen pada menit ke-6. 

Tim Oranye bisa menyamakan skor berkat gol Cody Gakpo dua menit selepas jeda. Austria kembali unggul melalui Romano Schmid pada menit ke-59. Belanda membalas sekali lagi berkat Memphis Depay pada menit ke-75.
 
Baca Juga: Austria Lolos 16 Besar sebagai Juara Grup D Usai Kalahkan Belanda
 
Marcel Sabitzer menjadi pahlawan kemenangan Austria setelah mencetak gol pada menit ke-80. Kemenangan ini membuat Austria secara mengejutkan finis di peringkat teratas Grup D. 
Austria di urutan teratas dengan enam poin, dengan menyalip Prancis dan Belanda.
 
Prancis sendiri harus mengakhiri fase grup di peringkat dua usai pada laga yang bersamaan bermain imbang 1-1 dengan Polandia di Signal Iduna Park. Gol kedua tim sama-sama lahir dari tendangan penalti, Kylian Mbappe mencetak gol untuk Prancis sedangkan Robert Lewandowski menyamakan kedudukan untuk Polandia.
 
Prancis berada di bawah Austria dengan lima poin. Belanda di urutan ketiga usai meraih empat angka. Sementara, posisi juru kunci ditempati Polandia dengan hanya meraih dua poin. 
Peringkat satu sampai tiga dari Grup D secara otomatis melaju ke 16 besar. Austria dan Prancis lolos dengan status juara dan runner up.
 
Sementara itu Belanda ke fase gugur dengan status sebagai peringkat ketiga terbaik. Posisi Tim Oranye sudah pasti tidak bisa terlempar dari empat besar di klasemen peringkat ketiga terbaik.


Berikut klasemen akhir Grup D
Nama Main Menang Seri Kalah SG Poin
Austria 3 2 0 1 2 6
Prancis 3 1 2 0 1 5
Belanda 3 1 1 1 0 4
Polandia 3 0 1 2 -3 1

 

Para suporter tim Belanda tertunduk lemas melihat tim yang didukungnya keok dari Austria 2-3 pada terakhir Grup D Piala Eropa 2024 di Olympiastadion, Berlin, Rabu dinihari WIB dan harus menunggu jalur peringkat ketiga terbaik agar lolos ke babak selanjutnya.

Sebelum laga berlangsung, para suporter tim Oranye sesumbar timnya bakal melangkah mulus ke babak 16 besar. Sebagian besar dari mereka memandang remeh kekuatan Austria.

Ketika pertandingan berlangsung, para suporter kedua tim kontestan Piala Eropa edisi ke-17 tersebut saling mengejek. Belanda dan Austria yang saling berbalas gol di Olympiastadion membuat para suporternya juga saling membalas yel-yel.

Para suporter berteriak histeris ketika Memphis Depay mampu menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-75, sebaliknya pendukung Austria kecewa melihat gol tersebut. Namun, atmosfer di Fan Zone, kawasan Brandenburg Gate, berubah drastis ketika Marcel Sabitzer mencetak gol pada menit ke-80.

Gol Sabitzer mengubah kedudukan menjadi 3-2 buat Austria. Para suporter Das Team yang ada di Fan Zone melompat dan berteriak serentak merayakan gol pemain yang merumput bersama Borussia Dortmund itu.

Kekalahan 2-3 membuat Belanda harus menunggu jalur peringkat ketiga terbaik agar lolos ke babak 16 besar Piala Eropa 2024. “Sangat mengecewakan, gol Sabitzer mengubah keadaan. Kini, kami harus berharap menjadi peringkat ketiga terbaik agar lolos ke babak 16,” kata Jan, pendukung Belanda kepada ANTARA di Berlin. (*)

Editor : Indra Zakaria