City juga menjadi tim pertama yang memenangkan empat gelar liga utama Inggris berturut-turut. The Citizens berada di posisi kedua di Premier League musim ini, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Liverpool.
City baru-baru ini juga mengalami empat kekalahan beruntun di semua kompetisi. Itulah pertama kalinya Guardiola mengalami rentetan kekalahan di sepanjang karier kepelatihannya.
Guardiola sebelumnya telah menandatangani perpanjangan kontrak pada Mei 2018, November 2020, dan November 2022.
Saat ini, Guardiola adalah pelatih terlama yang menjabat di Liga Premier Inggris, setelah Jurgen Klopp meninggalkan Liverpool pada musim panas.
Keputusan sang "Profesor Sepakbola" untuk memperpanjang masa baktinya di Etihad Stadium memberikan tamparan telak bagi spekulasi yang menghubungkannya dengan kursi pelatih timnas. Baik Selecao Brasil maupun The Three Lions yang sempat mengintip peluang mendapatkan jasanya kini harus gigit jari.
Menariknya, tim nasional Inggris telah mengalihkan pandangannya ke sosok Thomas Tuchel, yang akan mengemban tugas mulia memimpin Harry Kane cs mulai awal 2025.
Sementara itu, Brasil tampaknya gagal mendapatkan Pep Guardiola sebagai pelatih mereka meski sudah berusaha keras, termasuk melalui pendekatan dari Ronaldo yang berminat menjadi presiden CBF.
Meski sang maestro pernah mengatakan mimpinya untuk suatu hari mengarungi petualangan di kancah internasional, hasrat itu masih harus menunggu. Prioritasnya kini jelas, melanjutkan dominasi The Citizens di pentas sepak bola Inggris dan Eropa.