Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Liverpool Peluang Quadruple, Bayern Leverkusen Bisa 3 Gelar

Indra Zakaria • 2024-03-16 12:40:00

FAVORIT JUARA: Gestur Jurgen Klopp setelah membawa timnya lolos ke perempat final Liga Europa kemarin (15/3).
FAVORIT JUARA: Gestur Jurgen Klopp setelah membawa timnya lolos ke perempat final Liga Europa kemarin (15/3).


 
LIVERPOOL–Liverpool FC menjadi satu-satunya tim di liga elite Eropa yang berpeluang memenangkan empat gelar (quadruple) musim ini. Satu gelar sudah di tangan, yakni Piala Liga. Sementara tiga ajang lainnya adalah Premier League (menempati peringkat kedua), Piala FA (lolos perempat final), dan Liga Europa (lolos perempat final).

Liga Europa menjadi misi penting karena merupakan satu-satunya ajang yang belum pernah dimenangkan oleh tactician LFC Jurgen Klopp. Pelatih asal Jerman itu sejatinya berkesempatan meraihnya pada musim pertama di LFC (2015–2016). Tetapi, LFC harus mengakui keunggulan Sevilla FC 1-3 dalam final.

Pemain LFC makin termotivasi karena musim ini adalah musim terakhir Klopp bersama klub asal Merseyside tersebut. ”Kami hanya ingin memenangkan semua trofi yang kami bisa untuknya (Klopp, Red) dan memberikan perpisahan terbaik,” kata bek kanan muda LFC Conor Bradley seperti dilansir Sky Sports.

Selain LFC, Bayer Leverkusen juga menjadikan Liga Europa sebagai ajang untuk melengkapi misi sapu bersih tiga gelar musim ini. Selain lolos ke perempat final Liga Europa, skuad Xabi Alonso merupakan pemuncak klasemen Bundesliga dengan keunggulan 10 poin (67-57) atas Bayern Munchen hingga sembilan spieltag tersisa. Leverkusen pun akan melakoni semifinal DFB-Pokal melawan Fortuna Dusseldorf pada 4 April mendatang.

”Triplekusen”. Begitu media-media Jerman menyebut misi sapu bersih tiga gelar yang dicanangkan Leverkusen. Musim ini, Lukas Hradecky dkk juga masih menorehkan rekor istimewa dengan streak unbeaten dalam 37 laga (32 kali menang dan 5 kali seri).

Ketika menghadapi Qarabag FC dalam second leg 16 besar Liga Europa di BayArena kemarin (15/3), rekor Leverkusen nyaris tumbang seiring tertinggal 1-2 (agregat 3-4) hingga menit ke-90+2. Tetapi, dua gol striker Patrick Schick (90+3’ dan 90+7’) membalikkan keadaan sekaligus meloloskan Leverkusen ke perempat final.

T-Online menulis, musim ini merupakan peluang terbaik Leverkusen mengubah julukan Visekusen jadi Triplekusen. Visekusen mengacu kegagalan Leverkusen pada musim 2001–2002 dengan finis runner-up di Bundesliga sekaligus Liga Champions.

”Seingatku, Leverkusen pada masa itu bermain dengan komposisi yang sama di setiap ajang. Beda dari kami saat ini yang punya skuad merata dan dengan kualitas yang tidak jauh beda,’’ beber Direktur Olahraga Leverkusen Simon Rolfes di laman resmi klub. (ren/c17/dns/jpg/tom/k8)

Editor : Indra Zakaria
#europa league #leverkusen #liverpool