PROKAL.CO- Berita mengenai keberhasilan sejarah Bosnia-Herzegovina melangkah ke Piala Dunia 2026 menyisakan cerita unik sekaligus mengejutkan dari Zenica. Hanya selang sehari setelah Stadion Bilino Polje menjadi saksi bisu kemenangan dramatis atas Italia lewat adu penalti 4-1, stadion keramat tersebut dipastikan bakal tinggal kenangan. Federasi Sepak Bola Bosnia-Herzegovina (FBiH) mengumumkan keputusan besar untuk merobohkan stadion tersebut mulai pekan ini.
Langkah berani ini diambil bukan tanpa alasan yang kuat. Presiden FBiH, Vico Zeljkovic, menegaskan bahwa perobohan stadion ini merupakan wujud nyata komitmen federasi untuk memajukan sepak bola di negeri tersebut. Sebagai gantinya, di atas lahan bersejarah itu akan dibangun stadion nasional baru yang jauh lebih modern dan megah.
Selama ini, Stadion Bilino Polje hanya mampu menampung 15.600 penonton. Dalam proyek pembangunan ulang tersebut, kapasitas stadion akan ditingkatkan menjadi 18.000 tempat duduk. Namun, fokus utama pembangunan bukan sekadar menambah kursi, melainkan menciptakan fasilitas mutakhir yang sepenuhnya memenuhi standar ketat FIFA dan UEFA.
"Ini menjadi proyek serius kami tentang pembangunan stadion nasional. Sebuah proyek yang bisa menjadi warisan berharga untuk generasi di masa depan," tutur Zeljkovic sebagaimana dikutip dari laman resmi federasi, Jumat (3/4/2026).
Keputusan ini seolah menjadi simbol babak baru bagi sepak bola Bosnia-Herzegovina. Setelah berhasil mengukir prestasi emas dengan menumbangkan raksasa Italia dan mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026, mereka kini bersiap membangun "rumah" baru yang lebih layak untuk menyambut era kejayaan tersebut. Meski Bilino Polje segera rata dengan tanah, memori manis tentang malam penentuan melawan Gli Azzurri dipastikan akan tetap abadi dalam sejarah olahraga mereka. (*)
Editor : Indra Zakaria