MANCHESTER – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan Erling Haaland dalam menghadapi ketatnya pengawalan duo bek sentral Arsenal, Gabriel Magalhaes dan William Saliba. Dalam kemenangan krusial City di Etihad Stadium, duel fisik antara Haaland dengan pasangan bek tangguh tersebut menjadi salah satu sorotan utama sepanjang pertandingan.
Guardiola yang menyaksikan dari pinggir lapangan mengakui betapa beratnya tugas yang harus diemban sang striker. Dengan gaya bicaranya yang khas, pelatih asal Spanyol itu berkelakar bahwa dirinya tidak akan sanggup berada di posisi Haaland jika harus berhadapan dengan tembok pertahanan The Gunners.
"Saya tidak ingin menjadi Haaland dan harus bertarung melawan Gabriel serta Saliba. Saya lebih memilih untuk membaca buku saja," ujar Guardiola sambil tertawa kecil.
Meski demikian, Guardiola memberikan pujian tulus atas ketangguhan mental dan fisik Haaland. Baginya, kemampuan Haaland dalam menghadapi gaya bertahan agresif yang diterapkan oleh kedua bek Arsenal tersebut sangat luar biasa. Ia menilai sang penyerang mampu mengatasi tekanan tanpa kehilangan fokus untuk mencetak gol kemenangan.
"Tentu saja tidak (ingin di posisinya). Berurusan dengan orang-orang itu, melihat bagaimana mereka melakukannya, dan Haaland berhasil menanganinya. Sangat bagus," tambah Guardiola memberikan pengakuan.
Pernyataan ini sekaligus menegaskan rasa hormat Guardiola terhadap lini pertahanan Arsenal yang dianggapnya sebagai salah satu yang tersulit untuk ditembus di Eropa saat ini. Namun, keberhasilan Haaland mencatatkan namanya di papan skor membuktikan bahwa mesin gol Norwegia tersebut tetap menjadi momok menakutkan, bahkan saat menghadapi pengawalan paling ketat sekalipun dalam duel perburuan gelar juara. (*)
Editor : Indra Zakaria