PROKAL.CO- Mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, akhirnya memberikan pengakuan mendalam mengenai proses perekrutan pemain sayap asal Brasil, Raphinha. Dalam pernyataan terbarunya, Xavi menegaskan bahwa dirinyalah yang menjadi aktor utama dan pemberi instruksi kepada manajemen klub untuk mengamankan tanda tangan sang pemain dari Leeds United beberapa musim lalu.
Xavi mengungkapkan bahwa kekagumannya terhadap Raphinha sebenarnya sudah muncul jauh sebelum ia menduduki kursi kepelatihan di Camp Nou. Bahkan, saat masih melatih klub Qatar, Al Sadd, Xavi sudah memantau bakat Raphinha yang kala itu masih merumput di Portugal. "Saya sudah ingin merekrutnya sejak saya di Al Sadd dan dia masih di Portugal," ungkap Xavi dengan tegas.
Keyakinan Xavi terhadap kualitas Raphinha tidak tergoyahkan saat ia akhirnya kembali ke Barcelona. Ia mengaku memberikan desakan langsung kepada jajaran direksi olahraga klub saat itu, Mateu Alemany dan Jordi Cruyff, untuk segera meresmikan transfer sang pemain. Di mata Xavi, Raphinha memiliki profil pemain sayap modern yang sangat lengkap dan dibutuhkan oleh Blaugrana.
"Di Barcelona, saya katakan kepada Mateu Alemany dan Jordi Cruyff bahwa kita harus merekrutnya. Dia adalah seorang pemenang, pandai menyerang ruang kosong, handal dalam situasi satu lawan satu, dan produktif mencetak gol," tambah Xavi. Selama masa kepemimpinannya, Xavi mengaku selalu berusaha memberikan kepercayaan diri penuh kepada Raphinha agar bisa mengeluarkan potensi terbaiknya.
Mengenai dinamika di lapangan yang terkadang membuat Raphinha harus ditarik keluar atau memulai dari bangku cadangan, Xavi menjelaskan bahwa hal tersebut murni karena kebutuhan taktik. Meski memiliki hubungan pribadi yang baik, Xavi menekankan bahwa seorang pemain harus memahami strategi tim yang sering kali membutuhkan "pemecah kebuntuan" dari bangku cadangan saat performa tim sedang tidak maksimal. Pernyataan ini sekaligus memperjelas bahwa keputusan teknis yang ia ambil di masa lalu selalu didasari oleh kepentingan tim tanpa mengurangi rasa hormatnya terhadap kualitas individu Raphinha.(*)
Editor : Indra Zakaria