PROKAL.CO — Piala Dunia 2026 dipastikan tidak hanya menjadi turnamen terbesar dalam sejarah dengan partisipasi 48 tim dan total 104 pertandingan. Edisi kali ini juga akan tercatat sebagai kompetisi sepak bola yang paling revolusioner berkat perombakan besar-besaran pada regulasi pertandingan.
FIFA bersama Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) resmi menerapkan sejumlah perubahan radikal pada Laws of the Game yang mulai berlaku sejak turnamen akbar ini bergulir. Semua perubahan ini mengusung satu misi utama: meminimalisir drama buang-buang waktu, menjaga bola agar lebih lama hidup, dan membuat keputusan wasit jauh lebih akurat.
Berikut adalah deretan aturan baru yang siap mengubah wajah pertandingan di Piala Dunia 2026:
1. Kiper Cuma Punya 8 Detik (Lewat? Lawan Dapat Tendangan Sudut!)
Aturan menahan bola oleh penjaga gawang kini jauh lebih ketat. Kiper hanya diperbolehkan memegang bola maksimal selama 8 detik. Prosesnya, wasit akan menghitung 3 detik pertama secara diam-diam. Jika bola belum dilepas, wasit akan mengangkat tangan dan melakukan countdown (hitung mundur) 5 detik terakhir secara visual.
Jika kiper melanggar batas waktu ini, hukumannya tidak lagi tendangan bebas tidak langsung (indirect free kick) di dalam kotak penalti, melainkan tendangan sudut (corner kick) untuk tim lawan.
2. Batas Waktu 5 Detik untuk Throw-in dan Goal Kick
Tidak ada lagi momen pemain berjalan santai saat memegang bola di tepi lapangan. Throw-in (lemparan dalam) dan goal kick (tendangan gawang) kini dibatasi waktu hanya 5 detik. Jika wasit menilai ada pemain yang sengaja mengulur waktu, hitung mundur akan langsung dilakukan.
Jika throw-in telat dilakukan, hak lemparan otomatis berpindah ke tim lawan.
Jika goal kick tertunda, tim lawan akan langsung dihadiahi tendangan sudut.
3. Pergantian Pemain Anti-Drama (Maksimal 10 Detik)
Untuk menghapus taktik klasik mengulur waktu di menit-menit akhir, pemain yang diganti wajib keluar dari lapangan dalam waktu maksimal 10 detik. Jika melanggar batas waktu tersebut, pemain penggantinya tidak boleh langsung masuk. Ia harus menunggu selama 1 menit penuh di pinggir lapangan, yang artinya tim tersebut terpaksa bermain sementara dengan 10 orang.
4. Perawatan Medis Wajib 'Diskors' 1 Menit
Pemain yang mendapatkan perawatan medis di dalam lapangan kini wajib keluar terlebih dahulu setelah tim medis selesai bekerja. Pemain tersebut harus menunggu selama 1 menit di luar garis lapangan sebelum diizinkan wasit untuk kembali bermain.
Pengecualian: Aturan tunggu 1 menit ini tidak berlaku jika cedera sang pemain disebabkan oleh pelanggaran keras musuh yang berbuah kartu (kuning atau merah) dari wasit.
5. Hanya Kapten yang Boleh Bicara dengan Wasit
Kerumunan pemain yang memprotes keputusan pengadil lapangan dipastikan akan hilang. Mulai Piala Dunia ini, hanya kapten tim yang memiliki hak legal untuk berbicara dan berdiskusi dengan wasit. Pemain lain yang nekat mendekati atau melayangkan protes keras akan langsung diganjar kartu kuning otomatis.
6. Perluasan Kekuasaan VAR
Teknologi Video Assistant Referee (VAR) kini dibekali wewenang yang jauh lebih luas demi keadilan bertanding. Di edisi 2026, VAR secara resmi dapat melakukan peninjauan (review) untuk tiga kondisi baru, yaitu:
Keputusan kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah.
Kekeliruan pemberian tendangan sudut (corner kick).
Kesalahan identitas (mistaken identity) saat wasit salah memberikan kartu kepada pemain.
Dengan kombinasi 48 negara, ratusan laga sengit, dan tensi tinggi yang diatur oleh regulasi super ketat ini, Piala Dunia 2026 dipastikan akan menyajikan drama sepak bola yang jauh lebih cepat, adil, dan menguras fisik serta strategi para pelatih dunia. Era baru sepak bola modern resmi dimulai! (*)
Editor : Indra Zakaria