Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Perkuat Regenerasi Garuda, Erick Thohir Konfirmasi Proses Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Sedang Berjalan

Redaksi Prokal • Rabu, 10 Juni 2026 | 11:30 WIB
Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery (kiri) berpose dengan rekannya Jens Raven (kanan) seusai berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).
Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery (kiri) berpose dengan rekannya Jens Raven (kanan) seusai berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026).

PROKAL.CO- PSSI bergerak cepat mengamankan masa depan lini serang Timnas Indonesia dengan memulai proses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari cetak biru jangka panjang federasi untuk menjaga kedalaman serta kualitas skuad Garuda agar tetap kompetitif di panggung internasional.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan bahwa berkas-berkas administrasi untuk kedua pemain tersebut saat ini sedang digodok secara intensif. "Bismillah, segera suratnya keluar. Kami mencoba melakukan proses tersebut. Tentu ada tahapan yang harus dilalui, baik di pemerintah maupun DPR," ujar Erick optimis.

Profil kedua pemain ini terbilang sangat menjanjikan untuk mempertajam daya gedor Merah Putih. Luke Vickery merupakan seorang winger lincah yang saat ini berkarier di Liga Australia bersama Macarthur FC. Sementara itu, Mitchell Baker adalah seorang penyerang tengah potensial yang kini merumput di kompetisi Amerika Serikat bersama Vermont Green FC. Menariknya, kedua pemain ini sudah berada di Jakarta dan langsung melebur dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia di bawah pimpinan pelatih John Herdman menjelang gelaran Piala AFF 2026.

Erick Thohir menegaskan bahwa program naturalisasi pemain keturunan berkualitas ini mutlak diperlukan demi kelancaran tongkat estafet regenerasi tim nasional. PSSI ingin mengantisipasi kekosongan skuad jauh-jauh hari, sehingga ketika para pemain pilar saat ini mulai memasuki usia senja, Timnas Indonesia tidak akan kehilangan taringnya.

"Memang, jika kami melihat proyeksi hingga 2030, beberapa pemain akan berusia 38 atau 39 tahun. Kami harus mengisi kekosongan tersebut," tutur Erick memaparkan alasan di balik proyeksi jangka panjang tersebut.(*)

Editor : Indra Zakaria
#luke vickery #Mitchell Baker #timnas indonesia