MEXICO CITY — Debut bersejarah tim nasional Uzbekistan di panggung Piala Dunia harus diawali dengan hasil yang kurang memuaskan. Tergabung dalam Grup K, tim asuhan Fabio Cannavaro tersebut menelan kekalahan 1-3 dari raksasa Amerika Selatan, Kolombia, dalam laga yang digelar di Stadion Azteca, Mexico City.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Uzbekistan tampak kesulitan mengembangkan permainan di paruh pertama. Kolombia langsung mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali mengancam gawang tim debutan tersebut. Ancaman pertama datang pada menit ke-17 melalui tembakan Jhon Arias yang masih melebar. Memasuki menit ke-32, giliran tendangan kaki kiri bintang Liverpool, Luis Diaz, yang hampir membuka keunggulan andai bola tidak membentur tiang gawang.
Dominasi Kolombia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40. Umpan terobosan ciamik dari Luis Diaz berhasil disambut dengan apik oleh Daniel Munoz yang merangsek masuk ke kotak penalti. Skor 1-0 untuk keunggulan Kolombia bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Fabio Cannavaro bergerak cepat dengan melakukan strategi penyegaran. Ia memasukkan Farrukh Sayfiev dan Dostonbek Khamdamov untuk menggantikan Sherzod Nasrullaev dan Oston Urunov. Perubahan taktik ini terbukti jitu dan berhasil membalikkan kendali permainan ke tangan Uzbekistan.
Kerja keras mereka berbuah manis pada menit ke-60. Memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Kolombia, Camilo Vargas, yang kurang sempurna saat menghalau tendangan Eldor Shomurodov, Abbosbek Fayzullaev dengan cerdik menyambar bola liar tersebut. Gol ini tidak hanya menyamakan kedudukan menjadi 1-1, tetapi juga tercatat sebagai gol pertama Uzbekistan sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Sayangnya, momentum kebangkitan tersebut tidak bertahan lama. Hanya berselang lima menit, Kolombia kembali memimpin menjadi 2-1 lewat gol Luis Diaz yang memanfaatkan situasi pressing ketat terhadap lini belakang Uzbekistan.
Di sisa waktu pertandingan, Uzbekistan mengerahkan seluruh energi mereka dan tampil menyerang demi mengamankan minimal satu poin. Namun, asyik menyerang justru membuat pertahanan mereka lengah di menit-menit akhir. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+9, kolaborasi apik dua pemain pengganti Kolombia berhasil mengunci kemenangan setelah tandukan Jaminton Campaz merobek jala gawang Uzbekistan untuk ketiga kalinya.
Kemenangan 3-1 ini mengantarkan tim berjuluk Los Cafeteros (Si Penghasil Kopi) bertengger di puncak klasemen sementara Grup K dengan koleksi tiga poin. Kolombia unggul dua angka dari Republik Demokratik (RD) Kongo dan Portugal yang harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1 di laga lainnya.
Pada pertandingan berikutnya, Kolombia dijadwalkan akan menantang RD Kongo di Stadion Akron, Zapopan. Sementara itu, Uzbekistan harus segera bangkit karena mereka akan melakoni laga berat melawan Portugal di Stadion Houston. (*)
Editor : Indra Zakaria