TORONTO — Kemenangan dramatis Timnas Ghana atas Panama tidak hanya menghasilkan tiga poin penting, tetapi juga menyuntikkan suntikan moral yang masif bagi skuad The Black Stars. Penyerang Ghana, Antoine Semenyo, menyebut bahwa keberhasilan ini membuat timnya jauh lebih percaya diri dalam menatap persaingan sengit di babak grup Piala Dunia 2026.
Bermain di BMO Field, Kanada, Ghana menyudahi perlawanan sengit Panama dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Ghana baru tercipta pada masa injury time, tepatnya di menit ke-90+5 melalui aksi heroik Caleb Yirenkyi. Gol di detik-detik akhir tersebut diakui Semenyo menghadirkan gelombang emosi yang luar biasa bagi seluruh anggota tim yang sempat didera ketegangan sepanjang laga.
Semenyo mengungkapkan betapa leganya seluruh pemain setelah peluit panjang dibunyikan karena mereka sangat memahami arti krusial dari pertandingan tersebut. Menurut pemain berusia 26 tahun itu, hasil ini memberikan dorongan moral yang sangat mereka butuhkan untuk menghadapi tantangan besar di laga-laga berikutnya.
Dalam laga yang berjalan alot tersebut, Panama tampil spartan dengan mengandalkan keunggulan fisik. Kendati demikian, Semenyo memberikan pujian atas ketangguhan lawan sekaligus mengapresiasi kedewasaan bermain rekan-rekan setimnya yang mampu meladeni permainan keras tersebut dengan sangat baik. Ia menilai duel fisik justru menjadi salah satu kekuatan Ghana yang membuat jalannya pertandingan menjadi sangat berimbang dan menarik.
Tambahan tiga angka dari Panama ini menjadi modal yang teramat penting sebelum Ghana menantang salah satu kandidat kuat juara, Inggris, di laga lanjutan Grup L. Pertandingan tersebut dipastikan bakal menjadi laga hidup mati, karena kemenangan atas Tiga Singa akan otomatis mengunci tiket bagi Ghana untuk melangkah ke babak gugur.
Laga kontra Inggris juga akan menjadi momen emosional bagi Semenyo yang sehari-hari merumput di Premier League bersama Manchester City. Penyerang bernomor punggung 11 ini dipastikan bakal bereuni dengan beberapa rekan setimnya di klub yang kini membela panji Inggris. Meski memiliki hubungan yang dekat di level klub, Semenyo menegaskan ia akan menepikan sejenak faktor pertemanan demi profesionalisme di atas lapangan.
Semenyo menyatakan bahwa fokusnya saat ini sepenuhnya tercurah untuk membela negara, sehingga ia memilih untuk membatasi komunikasi dengan para pemain Inggris. Ia mengaku sempat saling melempar candaan sebelum turnamen dimulai, namun situasi kini sudah berubah total. Baginya, Piala Dunia adalah kompetisi yang sangat serius sehingga tidak ada lagi ruang untuk bersenda gurau sampai misi Ghana lolos ke babak selanjutnya berhasil dituntaskan. (*)
Editor : Indra Zakaria