Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kanada vs Maroko: Sejarah Masih Berpihak kepada Singa Atlas

Redaksi Prokal • Sabtu, 4 Juli 2026 | 10:15 WIB
Pemain Maroko merayakan kemenangan usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Singa Atlas kembali diunggulkan saat menghadapi Kanada di Houston Stadium. (Instagram @equipedumaroc)
Pemain Maroko merayakan kemenangan usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Singa Atlas kembali diunggulkan saat menghadapi Kanada di Houston Stadium. (Instagram @equipedumaroc)

PROKAL.CO- Panggung babak 16 besar Piala Dunia 2026 siap menyajikan duel sengit penuh aroma dendam saat Kanada menantang Maroko pada Minggu (5/7/2026) pukul 00.00 WIB. Laga hidup-mati yang akan disiarkan langsung melalui TVRI dan MaxStream ini menjadi kesempatan emas bagi skuad Les Rouges untuk menebus kekalahan masa lalu, walau di atas kertas, sang raksasa Afrika tetap lebih diunggulkan.

Kanada menapakkan kaki di fase gugur dengan modal kepercayaan diri yang membubung tinggi usai mencetak sejarah meraih kemenangan perdana mereka di fase gugur Piala Dunia. Anak asuh Jesse Marsch sukses mendepak Afrika Selatan lewat gol dramatis Stephen Eustaquio di menit-menit akhir laga. Mengusung identitas permainan agresif dengan garis pertahanan tinggi serta pressing ketat, Kanada siap mengandalkan ketajaman Jonathan David di lini depan yang disokong pergerakan lincah Tajon Buchanan demi merusak konsentrasi lawan sejak menit awal.

Namun, menaklukkan Maroko bukanlah perkara mudah. Tim asuhan Walid Regragui baru saja menegaskan status mereka sebagai pembunuh raksasa setelah memulangkan Belanda lewat drama adu penalti di babak sebelumnya. Pencapaian ini membuktikan bahwa kesuksesan menembus semifinal pada edisi 2022 bukanlah sebuah kebetulan belaka. Singa Atlas menjelma menjadi tim dengan organisasi permainan yang sangat rapi dan mengerikan dalam transisi menyerang, terbukti dari statistik mereka yang mampu mencatatkan 801 operan sukses saat meredam perlawanan Tim Oranye.

Rekor pertemuan sejarah pun masih berpihak secara absolut kepada Maroko. Dalam bentrokan terakhir mereka di fase grup Piala Dunia 2022, Singa Atlas sukses menjinakkan Kanada dengan skor 2-1. Ditambah dengan kemenangan telak 4-0 pada laga uji coba tahun 2016, Maroko praktis memegang keunggulan psikologis yang sangat dominan atas wakil Amerika Utara tersebut.

Secara taktikal, duel ini akan menjadi benturan dua ideologi sepak bola yang kontras. Taktik menekan yang menjadi andalan Jesse Marsch bisa menjadi senjata makan tuan jika tidak dilakukan dengan disiplin tinggi, mengingat Maroko memiliki barisan pemain cepat seperti Achraf Hakimi dan Brahim Díaz yang sangat mematikan dalam skema serangan balik. Dengan kematangan bermain di laga-laga besar serta kedalaman skuad yang lebih teruji, Maroko diprediksi punya peluang lebih besar untuk mengulang memori manis 2022 sekaligus menghentikan dongeng indah Kanada di Houston. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kanada #maroko