Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kutukan Babak 16 Besar? Runtuhnya Dominasi Wakil Benua Amerika di Piala Dunia 2026

Indra Zakaria • Selasa, 7 Juli 2026 | 12:00 WIB
Christian Pulisic dkk tersingkir kalah dari Belgia.
Christian Pulisic dkk tersingkir kalah dari Belgia.

PROKAL.CO- Panggung megah Piala Dunia 2026 kembali membuktikan reputasinya sebagai turnamen yang penuh kejutan dan kejam bagi tim-tim raksasa. Fase gugur babak 16 besar kali ini berubah menjadi kuburan massal bagi negara-negara asal Benua Amerika. Secara tragis, empat wakil terakhir dari kawasan CONCACAF dan CONMEBOL berguguran satu per satu dalam waktu yang hampir bersamaan, membuat daratan Amerika kini kehabisan wakil untuk memperebutkan tiket di babak perempat final.

Kanada mengawali mimpi buruk bagi tim-tim tuan rumah setelah menjadi korban pertama yang terdepak dari fase gugur. Tampil di hadapan publiknya sendiri, Alphonso Davies dan kawan-kawan tidak berkutik dan harus mengakui keunggulan Maroko setelah digilas dengan skor telak 0-3. Hasil minor ini sekaligus memupus harapan publik Kanada untuk melihat tim nasional mereka melangkah lebih jauh di turnamen bersejarah ini.

Langkah menyakitkan Kanada kemudian disusul oleh Paraguay. Tim asal Amerika Selatan yang sempat mencuri perhatian lewat penampilan impresif mereka sepanjang fase grup ini gagal menciptakan kejutan di babak 16 besar. Akibat penyelesaian akhir yang kurang klinis dan kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang emas, Paraguay harus angkat koper lebih cepat setelah takluk dengan skor tipis 0-1.

Kejutan paling menggemparkan di babak 16 besar terjadi saat raksasa dunia, Brasil, dipaksa berlutut di hadapan Norwegia. Selecao yang memegang status pemilik lima bintang juara dunia harus menyudahi mimpi mereka secara dramatis setelah kalah 1-2 akibat gelontoran gol dari Erling Haaland. Kegagalan ini menorehkan catatan kelam bagi sejarah sepak bola Brasil, karena untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 1990 silam, mereka terasingkan lebih awal di babak 16 besar.

Meksiko menjadi pelengkap duka sekaligus wakil Amerika terakhir yang harus menyusul angkat koper. Bertanding dalam tensi tinggi melawan Inggris di Stadion Azteca, El Tri kalah terhormat lewat drama lima gol yang berakhir dengan skor 2-3. Dua gol cepat Jude Bellingham dan eksekusi penalti Harry Kane menjadi pembeda yang meruntuhkan perjuangan Meksiko. Kekalahan ini terasa kian getir mengingat Meksiko berstatus sebagai salah satu promotor utama dan tuan rumah Piala Dunia 2026.

Gugurnya Kanada, Paraguay, Brasil, dan Meksiko memastikan babak perempat final Piala Dunia 2026 akan berlangsung tanpa kehadiran satu pun tim dari Benua Amerika. Kenyataan pahit ini memicu perdebatan di kalangan pencinta sepak bola mengenai adanya "kutukan" babak 16 besar yang sukses meruntuhkan dominasi tim-tim lokal di tanah mereka sendiri. (*)

Editor : Indra Zakaria
#amerika