PROKAL.CO- Drama luar biasa tersaji dalam laga bertajuk super big match di ajang Piala Dunia, saat Spanyol sukses menyingkirkan Portugal dengan skor tipis 1-0 lewat gol dramatis di menit akhir. Mikel Merino menjadi pahlawan kemenangan Tim Matador setelah berhasil lolos dari jebakan offside Portugal dan langsung menyambar umpan manis dari Ferran Torres tanpa melakukan satu pun dribel. Gol di menit ke-90 tersebut tidak hanya membawa skuad Spanyol melangkah ke babak perempat final untuk menghadapi pemenang antara Amerika Serikat dan Belgia, tetapi juga resmi mengakhiri perjalanan internasional sang legenda hidup, Cristiano Ronaldo, yang sebelumnya telah mengumumkan bahwa turnamen ini akan menjadi panggung terakhirnya bersama tim nasional.
Sesaat setelah peluit panjang berbunyi, sebuah momen mengharukan tertangkap kamera di tengah lapangan, di mana bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, datang menghampiri dan memeluk erat Ronaldo untuk menghiburnya. Momen yang disebut-sebut sebagai simbol penyerahan takhta sepak bola dunia ini langsung memicu reaksi emosional dari para pencinta sepak bola di berbagai belahan dunia melalui media sosial. "Hati saya hancur, dia adalah seorang legenda dan ini adalah Piala Dunia terakhirnya," tulis seorang penggemar yang ikut merasakan kesedihan sang megabintang. Penggemar lain turut menambahkan betapa magisnya pertemuan dua generasi tersebut dengan menulis, "Ketika sang GOAT bertemu dengan masa depan, seluruh dunia menyaksikannya; rasanya kita baru saja melihat sekilas antrean tanda tangan untuk legenda berikutnya."
Fenomena 'pergantian penjaga' ini terasa semakin tidak nyata jika menilik rekam jejak panjang Ronaldo yang telah melakoni debut Piala Dunia pertamanya pada tahun 2006 silam di usia 21 tahun, mencatatkan total 27 penampilan dengan 11 gol dan dua asis sepanjang enam edisi Piala Dunia yang ia ikuti. Hubungan unik antargenerasi ini pun memancing komentar takjub dari netizen lainnya. "Potensi 'estafet generasi' ini terasa semakin gila saat kamu menyadari bahwa Ronaldo sudah melakoni debut Piala Dunia bahkan sebelum Lamine Yamal lahir ke dunia," tulis salah satu pengguna media sosial. Sementara itu, komentar-komentar singkat seperti "obor estafet telah diserahkan" dan "sportivitas selalu menjadi hal yang paling utama" terus membanjiri lini masa, mengiringi langkah Ronaldo yang resmi pamit dari panggung internasional. (*)
Editor : Indra Zakaria