Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ini Loh Diet agar Asam Urat Ngga Kumat

izak-Indra Zakaria • Rabu, 6 Maret 2019 | 10:58 WIB

Susu disebut bisa menyebabkan penyakit asam urat kambuh. Sebenarnya, Anda tak dilarang untuk mengonsumsi susu sapi atau susu kedelai. Hal yang wajib dilakukan adalah membatasi porsinya agar tidak berlebihan.

Lagi pula, Florida Agency for Health Care Administration mengatakan bahwa susu sapi dan kedelai relatif aman dikonsumsi, apalagi jika Anda bukanlah penderita penyakit asam urat. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh orang-orang yang sudah terlanjur mengalami penyakit asam urat?

Tenang, Anda tidak perlu panik. Jika Anda sudah menderita asam urat, cara terbaik untuk mengendalikan penyakit tersebut adalah menerapkan diet rendah purin. Beberapa makanan mengandung purin yang sebaiknya tidak Anda konsumsi, yaitu:

  1. Jeroan

Menurut dr. Alvin Nursalim dari Klikdokter, jeroan termasuk ke dalam kelompok makanan dengan purin yang tinggi. Dalam 100 gram jeroan, kadar purin yang terkandung di dalamnya berkisar antara 100–1000 miligram.

  1. Kerang

Penderita asam urat harus benar-benar menjauhi kerang. Pasalnya, kerang termasuk ke dalam kategori makanan dengan kandungan purin yang tinggi.

"Pencinta kerang harus lebih waspada, karena jenis seafood ini mengandung sekitar 136 miligram purin per gram," ungkap dr. Alvin.

  1. Udang

Selain kerang, udang juga sebaiknya dihindari oleh orang-orang yang mengalami penyakit asam urat. Ini karena kandungan purin dalam udang mencapai 234 miligram per 100 gram.

  1. Daging merah

Berhati-hatilah dalam mengonsumsi daging merah, terutama jika Anda punya penyakit asam urat. Dalam 100 gram daging merah, kandungan purin yang ada didalamnya berkisar antara 9–100 miligram.

Bagi penderita asam urat, ingatlah makanan atau minuman apa saja yang sebaiknya dihindari agar penyakit tak kambuhan. Untuk susu, Anda masih diperbolehkan mengonsumsinya selama dalam batas wajar. Jika ingin lebih aman, konsultasikan lebih lanjut pada dokter mengenai jenis dan porsi susu yang tepat.(NB/ RVS/klikdokter)

Editor : izak-Indra Zakaria
#kesehatan