Trailer Final Film Black Widow, Taskmaster Bukan Musuh Biasa

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 12 Maret 2020 | 11:01 WIB
AGRESIF: Taskmaster beraksi dengan panahnya. screenrant
AGRESIF: Taskmaster beraksi dengan panahnya. screenrant

Di tengah kehebohan virus corona yang mengakibatkan agenda penayangan film Hollywood berantakan, Marvel Cinematic Universe (MCU) bergeming.

 

ITU dibuktikan dengan dirilisnya trailer dan poster final Black Widow pada Senin lalu (9/3). Menandakan bahwa launching Black Widow tak akan mundur. Tetap 1 Mei.

Beberapa detail baru ditampilkan dalam trailer tersebut. Salah satu yang paling menonjol adalah Taskmaster, musuh Natasha Romanoff (Scarlet Johansson) dalam film itu.

Taskmaster tampak begitu agresif menyerang Nat. Salah satunya ketika dia menyerang Nat yang masih di mobil. Akibatnya, mobil itu terbalik dan meledak. Saat akan melawan balik, Nat menyadari bahwa Taskmaster bukanlah musuh biasa.

Taskmaster mampu menirukan gerakan dan gaya bertarung banyak superhero. Gerakan ala Captain America dibuktikan dengan shield yang dibawanya dalam trailer tersebut. Atau, ala Hawkeye ketika Taskmaster beraksi dengan panahnya.

Bahkan, ketika berhadapan dengan Red Guardian (David Harbour), Taskmaster menyilangkan kedua tangannya dan menunjukkan cakarnya. Persis seperti yang dilakukan T’Challa alias Black Panther.

Tentu saja, dia berusaha mengopi gerakan Black Widow dan menanti saat untuk bertarung satu lawan satu. Trailer tersebut juga menampilkan bahwa Taskmaster mengontrol Red Room. Program pelatihan rahasia buatan Soviet itu mengubah perempuan muda menjadi pembunuh dengan kemampuan yang luar biasa atau dikenal sebagai Black Widow program.

“Dia mengontrol Red Room. Mereka dimanipulasi. Sepenuhnya sadar tapi tak punya pilihan,” jelas Yelena Belova (Florence Pugh) soal Taskmaster dalam trailer tersebut.

Pelatihan di dalam Red Room sangat kejam. Para perempuan itu menjalani latihan senjata, taktik, dan bertempur. Juga kerap diadu hingga yang kalah mati. Yelena dan Nat pernah bergabung dalam program tersebut.

Dalam salah satu scene, Yelena tampak diikat dan disuntik. Namun, menurut penuturan Yelena, Widows muda tersebut berada dalam pengaruh Taskmaster. Mereka diminta membidik Yelena dan Nat. Tak heran jika trailer tersebut menampilkan sekelompok perempuan muda dengan kostum yang sama mengejar Yelena dan Nat. “Ada berapa banyak (Widows, Red) di sana?” tanya Nat kepada Yelena. “Cukup,” jawab Yelena. “Terlahir” dari program yang sama membuat pertarungan antar mereka jadi menarik.

Nat dan Yelena bersatu mengakhiri semua masalah itu. Tidak sekadar menghancurkan Taskmaster, tapi juga menghentikan Red Room. “Kita harus kembali saat semua ini dimulai, sehingga mereka tak akan melakukannya kepada orang lain lagi,” kata Nat.

Perjuangan Nat dan Yelena didukung Melina Vostokoff (Rachel Weisz) dan Red Guardian. “Kita adalah keluarga, kami bertarung denganmu,” ungkap Red Guardian. (jpnn/is/k16)

 

Editor : izak-Indra Zakaria
selebriti film