FEEDakun Instagram Rizka Khoirul Rohmah menampilkan foto-foto menarik dipandang. Pasalnya, akun dengan lebih 20 ribu pengikut itu menyajikan potret rumah pribadi yang didekor apik. Menghasilkan spot-spot foto yang Instagramable. Kaltim Post berkesempatan berbincang dengan perempuan yang akrab disapa Rizka.
Sejak kapan hobi mendekor ruangan di rumah?
Sekitar 2017 lalu. Awalnya tinggal di Surabaya, itu belum terpikirkan karena masih kerja. Empat tahun lalu pindah ke Balikpapan, dan jadi full time mom. Baru mulai coba-coba mendekorasi rumah. Ikut beberapa komunitas home decor.
Apa alasannya mulai suka mendekor ruangan?
Berawal dari enggak ngapa-ngapain di rumah. Jadi coba cari kesibukan. Sering lihat beberapa posting-an di Instagram orang lain, desain rumah-rumah mereka bagus. Suka aja lihatnya.
Untuk memulai, apakah latihan khusus atau latar belakang di dunia desain?
Enggak ada sih. Aslinya memang belajar sendiri. Dari sering-sering lihat akun seputar home decor. Pelan-pelan diterapkan sedikit demi sedikit di rumah sendiri. Semuanya dilakukan secara autodidak.
Ketika mendesain, biasanya konsep apa yang sering dipakai?
Kalau itu mungkin lebih ke modern style. Enggak ada konsep khusus. Kalau dinding memang lebih ke American style. Tapi dekorasinya bebas. Paling biasanya di-mix, modern ketemu natural.
Mengapa di beberapa unggahan yang dibagikan kerap membawa unsur tumbuhan?
Kan sekarang tuh lagi tren konsep natural, kebanyakan menggunakan dry flower sebagai hiasan. Jadi, kesannya biar lebih homey dan yang pasti instagramable. Apalagi dry flower minim perawatan, cocok untuk saya yang memang enggak bisa merawat tanaman hidup.
Jika berbicara bujet, apakah yang dikeluarkan disesuaikan dulu dengan ukuran ruangan?
Sama sekali enggak ada bujet khusus. Malah terkadang barang-barangnya saya pakai sama, enggak beli baru. Paling posisinya yang saya atur, saya pindah-pindahkan biar berubah. Berdasarkan kreasi aja. Misalnya jilbab pasmina yang ukurannya besar dan sudah enggak dipakai, saya taruh di sofa. Intinya, memanfaatkan apa yang ada.
Selama kurang lebih empat tahun menggeluti bidang, apakah mulai membuka jasa untuk mendekor rumah orang?
Enggak dulu deh, karena saya enggak punya ilmu khusus bidang itu. Paling biasanya saya bantu kalau ada teman yang tanya saran untuk mendekor ruangan supaya cantik. Tetapi kalau buka jasa desain enggak, karena saya merasa belum expert.
Saat ini akun Instagram Mbak Rizka sudah diikuti lebih 20 ribu orang. Apa ini dampak dari sering membagikan tips mendesain?
Saya rasa begitu. Dulu itu enggak terlalu memanfaatkan media sosial karena enggak ada waktu. Pas sudah full time di rumah, dan enggak ada yang dikerjakan kecuali ngurus anak, baru saya sering pakai. Terus mulai ada beberapa yang minta jasa endorse.
Apakah foto-foto yang dibagikan hasil jepretan sendiri?
Yups, benar banget. Awalnya juga masih biasa banget, terus cari referensi cara ngambil foto yang bagus. Editan yang dipakai apa, terus paling penting diperhatikan angle mana yang bagus untuk rumah. Karena kalau lihat desain rumah orang bagus, belum tentu bisa diaplikasikan di rumah sendiri. Jadi mesti menyesuaikan.
Dengan kemampuan yang dimiliki, Mbak Rizka tidak kepikiran untuk menjadikan peluang bisnis?
Saya sempat menjual beberapa perlatan untuk desain rumah. Tetapi karena kadang pulang ke Surabaya itu biasanya lama, jadinya belum bisa fokus. Takutnya nanti enggak konsisten, jadi saya berhenti dulu. Sekarang fokus ke endorse-endorse saja.
Lewat unggahan yang dibagikan seputar home decor, intinya pesan apa yang ingin disampaikan?
Seperti saya yang berawal dari suka ngeliat desain rumah orang di media sosial, saya ingin orang yang melihat posting-an saya itu merasakan hal yang sama. Misalnya mereka berpikir ukuran rumahnya kecil seperti saya. Dan berprofesi sebagai ibu rumah tangga, yang punya ruang bermain anak. Atau bingung untuk merapikan dapur yang kecil seperti di rumah saya. Intinya, semoga bisa menginspirasi orang lain untuk mendekor rumah mereka. Dengan gaya dan bujetmasing-masing tentunya. Kadang, enggak perlu biaya besar untuk mendekor rumah. Disesuaikan saja sama kemampuan dan gaya setiap orang. (*/okt/dra/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria