Berdamai dengan Diri Sendiri, Semakin Dekat dengan Ayah

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Sabtu, 3 Juni 2023 | 21:03 WIB
Tallulah Willis
Tallulah Willis

LOS ANGELES – Tallulah Willis, putri Bruce Willis dan mantan istrinya, Demi Moore, mengungkapkan kesedihannya terhadap kondisi sang ayah yang mengidap demensia. Dalam sebuah esai yang ditulisnya untuk Vogue, Tallulah mengaku sudah menyadari ada yang salah dari kondisi ayahnya jauh sebelum mereka mengumumkan diagnosis demensia itu pada awal 2022.

Tallulah samar-samar merasa ayahnya tidak tanggap. Awalnya, dia tersinggung karena mengira ayahnya tak tertarik kepadanya dan hanya menyukai dua anak dari istri baru Bruce, Emma Heming. ’’Otak remajaku menyiksa dirinya sendiri dengan perhitungan yang salah: Aku tidak cukup cantik untuk ibuku (Moore, Red), aku tidak cukup menarik untuk ayahku,’’ tulisnya.

Gadis berusia 29 tahun itu sendiri mengalami kondisi mental yang buruk. Dia menderita anoreksia nervosa selama empat tahun terakhir. Dia dirawat di fasilitas perawatan di Malibu untuk mengatasi depresi yang dialaminya selama remaja. Tallulah juga menerima diagnosis ADHD yang membuatnya menerima pengobatan stimulan. Perasaannya pun mudah memburuk. Dia sempat menangis saat menghadiri sebuah pernikahan pada 2021. Ketika itu, ayah pengantin perempuan menyampaikan pidato yang mengharukan.

’’Tiba-tiba aku menyadari bahwa aku tidak akan pernah mendapatkan momen itu, ayahku berbicara tentang diriku di pernikahanku. Itu menghancurkan,’’ tulisnya. Tallulah kemudian mulai memiliki harapan terhadap ayahnya dan berdamai dengan diri sendiri. Setiap kali ke rumah Bruce, Tallulah akan mengambil banyak sekali foto dan benda-benda kecil tentang ayahnya.

Dia menyimpan pesan suara dari sang ayah di hard drive. Kemudian masuk ke ruang kerja Bruce yang menjadi tempat berkumpulnya benda-benda yang diminati Bruce. Mulai mobil mainan antik, koin, batu, hingga benda-benda yang terbuat dari kuningan. ’’Dia menyukai benda-benda yang terasa berat di tangan sehingga benda itu dapat berputar-putar di jari-jarinya. Selalu ada musik yang diputar,’’ tulisnya.

Tallulah mengaku ayahnya masih mengenalinya dan bahkan tersenyum cerah ketika dia datang. Terkadang dia dan Bruce pergi ke restoran dan memesan semua menu untuk mencicipinya. ’’Aku selalu mengenali unsur-unsur kepribadiannya dalam diriku dan aku tahu bahwa kami akan menjadi teman baik jika saja ada lebih banyak waktu. Dia keren, menawan, apik, bergaya, manis, dan sedikit aneh –dan aku menerima semua itu,’’ tegasnya. (Vogue/adn/c6/len)

Editor : izak-Indra Zakaria