Denada menjalani hubungan jarak jauh dengan putri semata wayangnya, Aisha Aurum, yang kini menetap di Singapura. Sebab, mayoritas pekerjaannya didapat di Jakarta. Kondisi itu mengakibatkan Denada harus bolak-balik Jakarta–Singapura.
”Masih, dong. Ini baru ke Indonesia lagi semalam. Jadi, memang balik ke sini karena ada pekerjaan. Kalau nggak, stay di Singapura,” kata Denada saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (25/6).
Menjalani rutinitas tersebut sejak 2020, dia harus putar otak mencari cara untuk menekan pengeluaran. Yakni, mengganti moda transportasi yang biasanya dia gunakan. Awalnya, Denada kerap menaiki pesawat untuk Jakarta–Singapura atau sebaliknya.
Kini putri sulung Emilia Contessa itu menggunakan transportasi laut. ”Orang mikir perjalanan aku dari Singapura ke sini cuma 1,5 jam, sebenarnya nggak. Saking menghematnya, aku dari sana ke sini naik kapal feri dulu ke Batam, baru naik pesawat ke Jakarta,” jelas Denada.
Dia menyadari, selalu ada risiko dari setiap pilihannya. Meski cara tersebut diakuinya ampuh untuk memangkas bujet, pedangdut 44 tahun itu harus mengorbankan banyak waktu dan tenaga. Sebab, perjalanan tersebut tidak sepraktis ketika dia langsung memanfaatkan jalur udara dari Jakarta.
”Panjang memang. Selama di kapal juga kan aku bawa barang sendiri. Kalau dibilang capek iya, tapi tidak sedikit pun mengurangi rasa syukurku. Malah nambah,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, Aisha berada di Singapura sejak divonis mengidap leukemia sekitar tiga tahun lalu. Dari yang awalnya hanya menjalani pengobatan, kini bocah 11 tahun yang kondisi kesehatannya terus membaik itu bersekolah di sana. (shf/c14/ayi)
Editor : izak-Indra Zakaria