Selain Natasha dan Priskila Jelita, ada finalis Miss Universe Indonesia lainnya yaitu Ratih Widiartha yang juga mengeluh mendapatkan perlakuan tak senonoh saat melakukan body checking.
Dia merasa sangat tidak nyaman bahkan dalam hati memberontak. Karena selain diminta untuk bertelanjang, dia juga mengaku bagian sensitifnya diintip.
"Kita disuruh melakukan beberapa pose seperti harus ngangkang, menampakkan pose belakang. Bagian belakang saya seperti diintip gitu dan saya saat itu sangat bingung, sangat tidak nyaman," kata Ratih Widiartha di bilangan Senopati Jakarta Selatan, Senin (7/8) malam.
Body checking ini tidak dilakukan di tempat tak semestinya karena dilakukan di tempat umum karena menjadi tempat orang berlalu lalang.
"Yang bikin saya resah karena rame-rame. Waktu saya masuk masih ada finalis yang kondisinya sedang telanjang. Waktu saya melakukan body checking ada 2 finalis lagi dipanggil untuk melakukan hal yang sama," tuturnya.
Menurut Ratih, apapun yang diminta oleh tim Miss Universe Indonesia harus diikutinya. Karena kalau tidak, dirinya akan menjadi sasaran kemarahan. "Kita diteriakain nggak boleh malu. Saya nurut saja," ujarnya.
Dia memiliki keyakinan bahwa apa yang dilakukan sudah kelewat batas. Dia pun merasa direndahkan sebagai perempuan.
"Saya kesal untuk diri saya sendiri karena saya merasa direndahkan sebagai perempuan. Kita dilihatnya sebagai objek, bukan sebagai orang yang berprestasi di Indonesia sementara kita sudah berusaha berjuang sekuat tenaga untuk membanggakan Indonesia," paparnya. (*)