Generasi Milenial dan Gen Z dianggap paling boros dan sulit untuk mengatur keuangan.
Hidup di zaman teknologi, generasi Milenial dan Gen Z harus pandai dalam mengelola keuangan.
Minim informasi soal keuangan menjadikan anak muda Milenial dan Gen Z banyak yang terjebak hutang.
Apalagi kesempatan berhutang semakin terbuka lewat fasilitas daring.
Banyaknya dompet digital yang menawarkan fitur 'payLater' tentunya jadi godaan tersendiri.
Menjadikan Gen Z dan Milenial bermental konsumtif dengan sistem cicilan setiap bulan. Berikut adalah tips menghindari hutang diusia muda, milenial dan Gen Z harus tahu.
1. Pertama hindari kartu kredit
Untuk membangun keuangan yang sehat, bijaklah dalam setiap transaksi dan pastikan keuangan stabil sebelum memilikinya.
Miliki kartu kredit ketika keuangan belum stabil, akan menambah beban pengeluaran setiap bulannya.
Bunga pinjaman yang besar dari setiap keterlambatan ini akan dikenakan denda dan diakumulasi menjadi total tagihan.
2. Hindari pinjaman online (pinjol)
Pengajuan yang gampang dan cepat membuat kamu gampang terbuai, tidak melakuannya adalah hal terbaik.
Terlebih bila pinjol ilegal kamu akan mendapat denda yang membengkak serta banyaknya potongan yang tak masuk akal.
Ancaman dari mulai sebar data hingga teror akan kamu hadapi, bila gagal dalam membayar tagihan.
3. Investasi
Mulailah belajar memanfaatkan uang dengan cara menyimpan uang di bursa saham, atau emas.
Investasi merupakan salah satu cara untuk memenuhi tujuan keuangan dengan menabung jangka panjang atau pendek sesuai kebutuhan.
Menambah aset dan kekayaan di masa depan, membentuk kebiasaan hidup hemat sejak dini guna kehidupan yang lebih baik.(*)
Editor : izak-Indra Zakaria