6 Tips Pola Asuh Kekinian Ala Orang Tua Generasi Alpha yang Wajib Diketahui

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Jumat, 3 November 2023 | 08:56 WIB
Ilustrasi anak-anak sedang bermain gawai. (ANTARA/Pexels)
Ilustrasi anak-anak sedang bermain gawai. (ANTARA/Pexels)

Generasi Alpha adalah generasi anak muda baru yang muncul setelah generasi milenial dan generasi Z dewasa.

Secara garis besar, anak pada generasi ini lahir antara tahun 2010 sampai dengan 2025.

Menurut McCrindle Institute for Social Research Australia, angka kelahiran Generasi Alpha telah mencapai 2,5 juta kelahiran per minggu.

Generasi ini juga disebut-sebut sebagai generasi yang akrab dengan dunia digital. 

Hal ini tentu bukan saja dapat menimbulkan hal positif, namun juga negatif.

Oleh karena itu, pola asuh orang tua sangat penting terhadap pertumbuhan dan perkembangan generasi alpha ke depan.

Selain orang tua dituntut untuk paham teknologi, mereka juga dituntut untuk dapat mendidik dan mengawasi anak-anak agar tidak melakukan hal yang tak diinginkan dalam dunia digitalisasi, seperti pornografi.

Berikut terdapat beberapa pola asuh kekinian ala orang tua generasi alpha yang wajib diketahui.

1. Mengatur penggunaan smartphone dan membiasakan anak untuk bersosialisasi

Keterikatan antara gen alpha dengan smartphone atau gadget tak perlu diragukan lagi.

Namun terkadang, penggunaan gadget berlebih dapat menimbulkan seorang anak cenderung lebih menjadi penyendiri dan anti sosial.

Di sinilah peran orang tua untuk dapat mengatur penggunaan gadget sesuai usianya dan membiasakan diri untuk mengajak mereka bersosialisasi dengan tetangga dan teman-teman sebayanya.

2. Menjadi role model yang baik untuk anak

Dari segi pemikiran, generasi Alpha dinilai memiliki pandangan yang lebih terbuka dan maju dibandingkan generasi sebelumnya.

Kepintarannya akan teknologi, menuntut para orang tua untuk dapat melek teknologi juga.

Jika tidak, maka orang tua tak dapat mengawasi anak karena keterbatasan teknologi.

Dengan mengerti teknologi, orang tua dapat mengajarkan bahwa tidak semua informasi yang ada di dalam gadget itu positif, sehingga ia perlu tahu mana yang baik dan mana yang buruk.

3. Tanamkan norma agama

Agama merupakan fondasi pertama yang harus ditanamkan pada anak oleh orang tua.

Dengan menanamkan ilmu agama yang baik sejak dini, anak juga akan mampu menjaga dirinya dengan baik di kemudian hari.

4. Berikan permainan edukatif untuk mengasah otak

Seperti yang kita tahu, dalam gadget kita dapat mendownload berbagai jenis permainan yang positif dan dapat mengembangkan kemampuan otak anak.

Contoh permainan edukatif yaitu mengajarkan bentuk, warna, suara binatang, belajar menghitung, belajar bahasa inggris dengan gambar dan lainnya.

5. Mengawasi anak

Hal yang paling penting dalam mendidik seorang anak generasi alpha adalah mengawasi anak tersebut.

Orang tua wajib mengawasi penggunaan gadget dan tingkah laku anak tanpa membuat anak merasa risih dan tertekan.

6. Mengajarkan nilai-nilai keluarga dan bermasyarakat

Keluarga adalah tempat pendidikan anak nomor satu. Apa yang dibentuk dari dalam keluarga sangat mempengaruhi perilaku anak di luar rumah.

Oleh sebab itu perlu diajarkan nilai-nilai dasar yang baik dari keluarga, contohnya seperti sopan dan santun.(*)

Editor : izak-Indra Zakaria