6 Cara Mengurangi Overthinking Pada Hal-Hal Kecil Agar Hidup Lebih Enjoy

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Rabu, 8 November 2023 | 10:12 WIB
Seseorang yang merasakan overthinking tertunduk lemas. (Freepik.com)
Seseorang yang merasakan overthinking tertunduk lemas. (Freepik.com)

Overthinking adalah kalimat yang sering dilontarkan oleh anak muda jaman sekarang, karena banyak memikirkan suatu hal.

Terkadang, jika seseorang sedang overthinking, dia tidak akan bisa menjalani kehidupannya dengan enjoy.

Hanya karena beberapa hal yang dipikirkannya terus menerus tanpa menjalankan aksi, seseorang akan merasa hidupnya tidak baik-baik saja.

Dimulai dari hal kecil sampai hal yang krusial, seseorang bisa merasa kepikiran atau yang sekarang ini biasa disebut sebagai overthinking. 

Sebenarnya, kata overthinking dan kepikiran adalah dua hal yang berbeda. Baik pengertiannya maupun cara pengaplikasiannya.

Namun, saat ini kata overthinking sangat populer hanya karena seseorang merasa sedang memikirkan sesuatu terus menerus dalam intensitas yang normal.

Dilansir dari akun kesehatan luar negeri GoodRx Health, Sebenarnya overthinking adalah sebuah kegiatan atau kecenderungan untuk memikirkan segala sesuatu dan tidak bisa berhenti memikirkannya dengan intensitas yang berlebihan.

Sedangkan kepikiran merupakan kegiatan berfikir untuk menemukan sebuah jalan keluar dari berbagai masalah dalam hidup dengan intensitas waktu yang normal.

Bagi orang yang sedang mengalami overthinking, hal itu membuatnya sangat tidak nyaman menjalani segala sesuatu. Dikutip dari the Muse, Berikut ini tips untuk menguranginya:

1. Sadari kalau kamu sedang overthinking

Orang yang sedang mengalami overthinking memang terkadang tidak menyadari kalau dirinya sedang overthinking.

maka dari itu, sadari ketika dirimu mulai memikirkan satu atau dua hal secara terus menerus dan tidak melakukan sesuatu.

Sadari bahwa hal itu akan membuatmu tidak produktif dan itu adalah kegiatan overthinking yang harus kamu hindari setiap saat.

2. Mencoba fokus untuk problem-solving

Bertarung dengan pikiranmu sendiri memang tidak mudah, namun berdiam diri dan tidak melakukan apapun akan semakin memperburuk keadaan.

Cobalah untuk berdamai dan memahami apa yang sedang kamu pikirkan, dan mencoba untuk mencari jalan keluarnya.

Fokus dalam mencari jalan keluar bukan hanya dilakukan dengan memikirkannya, tapi aksi untuk bergerak melakukan sesuatu adalah jalan keluar yang sebenarnya. 

3. Tantang pikiranmu

Biasanya orang yang overthinking akan berfikir seperti ini: dengan izin sakit, aku akan dipecat, atau jika tidak menyelesaikan satu tugas, aku akan jadi orang miskin.

Maka sebelum kamu berfikir demikian, pahami sekali lagi, bahwa pikiran yang ada di dalam dirimu itu seperti hipebola atau sedang dibesar-besarkan.

Ingat bahwa pikiran seperti itu akan mempengaruhi kinerjamu, maka lihat baik-baik bukti yang nyata, apakah hal itu benar-benar terjadi, atau hal itu tidak benar terjadi.

4. Sempatkan waktu untuk merefleksikan diri

Dalam menghadapi pikiran yang terus menerus mengganggu memang sangat tidak nyaman, maka dari itu cobalah sempatkan sedikit waktu untuk refleksi.

Refleksi di sini artinya mencoba berhenti sejenak memkikirkan sesuatu dan berusaha mencari jalan keluar.

kamu bisa melakukannya dengan waktu 10 – 20 menit, kemudian bangkit kembali untuk benar-benar melakukan aksi nyata.

5. Ganti memikirkan hal lain

Mencoba dengan mendadak berhenti memikirkan sesuatu itu bisa menjadi bumerang. Semakin kita mencoba mencegah pikiran datang, semakin pikiran itu memenuhi diri kita.

Untuk itu, gunakan otakmu untuk memikirkan hal lain yang lebih bermanfaat dan produktif, seperti membaca buku motivasi, fokus mempelajari hal baru, dan lain sebagainya.(*)

Editor : izak-Indra Zakaria