6 Efek Kurang Tidur, Salah Satunya Bisa Sebabkan Kematian Dini!

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Rabu, 8 November 2023 | 20:46 WIB
Photo
Photo

 Kurang tidur terjadi karena seseorang tidak mendapatkan tidur yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat. Ketika kurang tidur terjadi semakin sering seiring berjalannya waktu, akan berdampak pada kesehatan mental dan fisik. Jika kurang tidur ini dilakukan dalam terus menerus dalam jangka waktu yang panjang dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko obesitas, diabetes dan lainnya. 

American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan, orang dewasa tidur minimal 7 jam secara teratur, remaja tidur minimal 8 hingga 10 jam, dan lansia sekitar 7 hingga 8 jam per hari secara teratur. 

Berikut efek yang terjadi pada tubuh jika kamu kurang tidur dan terjadi secara terus menerus!

1.Metabolisme tidak normal

Dilansir dari Forbes Health, kurang tidur dapat mempengaruhi metabolisme. Orang yang sehat namun kurang tidur kronis jangka pendek akan mengembangkan glukosa yang tidak normal dan resistensi insulin. Pada orang yang kurang tidur, hormon pengontrol rasa lapar dan kenyang yang disebut leptin, akan berubah karena kamu ingin makan makanan manis, asin, dan bertepung.

2. Meningkatkan risiko kematian dini 

Kurang tidur bisa menimbulkan efek neurokognitif, seperti penurunan kewaspadaan dan daya tanggap. Kekurangan tidur kronis bisa meningkatkan risiko kecelakaan dan kematian dini.

Studi dalam Sleep pada 2018 menemukan, orang kurang tidur kurang dari tujuh jam meningkatkan risiko mengalami kecelakaan dibandingkan mereka yang tidur sesuai dengan jam tidur yang disarankan.

3. Kantuk di siang hari

Kurang tidur ketika malam hari akan menyebabkan rasa lelah di siang hari. Kondisi ini disebabkan oleh semua orang yang kurang tidur.

Kantuk pada siang hari ini akan membuat seseorang tidak memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti bekerja, bersekolah, atau aktivitas lainnya.

4. Gangguan fungsi mental

Dampak kurang tidur yang paling nyata adalah gangguan kognitif. Makin sering kurang tidur, seseorang akan berkurang tingkat kewaspadaan dan mengalami kesulitan dalam melakukan banyak kegiatan.

Berkurangnya perhatian membuat orang yang kurang tidur akan lebih rentan melakukan kesalahan sehingga meningkatkan risiko kecelakaan kerja.

Orang yang sehat dapat mengalami peningkatan tingkat kecemasan dan tekanan setelah kurang tidur.

5. Perubahan suasana hati

Dikutip dari Sleep Foundation, kurang tidur bisa menyebabkan perubahan suasana hati dan membuat orang lebih cemas dan depresi. Jika kamu kurang tidur, kamu mungkin menjadi orang yang mudah tersinggung, frustasi, dan tidak termotivasi. Hal ini karena orang yang kurang tidur akan menghadapi perubahan dan sulit mengatur emosi mereka. 

6. Berat badan bertambah

Tidur menjadi kegiatan penting yang bisa menjaga berat badan kamu agar tetap stabil. Kurang tidur akan mempengaruhi nafsu makan. Hal ini membuat metabolisme meningkat sehingga menyebabkan penambahan berat badan.  Kurang tidur juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas. (*)

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria