Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemkot Balikpapan Salurkan Bansos untuk Tangani Inflasi, Dapat Rp 300 Ribu Selama Tiga Bulan 

Dina Angelina • 2024-02-12 08:43:25

 

SEMRINGAH: Rahmad Mas’ud menyerahkan bansos kepada warga yang berhak. Bantuan dari pemerintah daerah ini merupakan intervensi untuk menangani inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. ANGGI P
SEMRINGAH: Rahmad Mas’ud menyerahkan bansos kepada warga yang berhak. Bantuan dari pemerintah daerah ini merupakan intervensi untuk menangani inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. ANGGI P
 

Dua langkah intervensi diambil untuk pengendalian inflasi daerah. Operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok, serta memberikan bansos demi menjaga daya beli masyarakat.

 

BALIKPAPAN–Sebagai salah satu langkah intervensi pengendalian inflasi daerah, Pemkot Balikpapan mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos). Khususnya bagi warga Kota Minyak yang terdampak dari inflasi daerah. Peluncuran bansos ini berlangsung di Aula Kecamatan Balikpapan Barat, (8/2).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, pemberian bansos merupakan bentuk pengendalian inflasi dan sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri. “Pemerintah daerah bisa menyalurkan bansos kepada warga yang terdampak inflasi,” ucapnya. Mengingat tingkat inflasi di Kota Beriman mencapai 3,46 persen year on year (yoy).

Seperti data kemiskinan ekstrem, data individu atau keluarga berpenghasilan kecil dan tidak tetap. “Mulai petani, nelayan, ojek online, sopir angkot, PKL/pedagang mikro dan kecil, pekerja seni, tenaga honor upah di bawah UMK,” bebernya. Hasil verifikasi data, total penerima bansos penanganan inflasi daerah sebanyak 7.363 KK atau KPM.

 

Rahmad menambahkan, Pemkot Balikpapan mengambil dua langkah cepat intervensi kebijakan pengendalian inflasi daerah. Seperti operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok. Lalu memberikan bansos pengendalian inflasi demi menjaga daya beli masyarakat.

Dia menuturkan, semua langkah yang dilakukan sesuai dengan regulasi yang ada dan arahan kebijakan pemerintah pusat. “Kalau dalam aturan undang-undang, seharusnya maksimal 5 persen dari dana APBD untuk bansos,” tandasnya. Seluruh intervensi penanganan inflasi di Balikpapan ini berlangsung mulai Februari. (ms/k8)

 

DINA ANGELINA

dinaangelina6@gmail.com

 

Tingkat inflasi Balikpapan 3,46 persen yoy

 

Peringkat ke-9 nasional dan tertinggi ke-2 di Kalimantan

 

Kriteria Penerima bansos

 

  1. Warga kota Balikpapan

 

  1. Individu atau Keluarga yang memiliki kerentanan inflasi setelah dilakukan verifikasi oleh Dinas Sosial bersama OPD terkait.

 

Sasaran petani, nelayan, ojol, sopir angkot, PKL/pedagang mikro dan kecil, pekerja seni, tenaga honor upah dibawah UMK.

 

Total penerima bansos sebanyak 7.363 KK atau KPM.

 

Data kemiskinan ekstrim 3.901 KK.

 

Petani dan Nelayan DTKS 1.551 KK/penerima.

 

Pengemudi Ojek Online 1.911 KK/penerima.

 

Besaran Bansos Rp 300 ribu per bulan per KK

 

Bansos selama 3 bulan (Februari, Maret, dan April)

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan #bansos