"Alhamdulillah usulan APRL diterima dengan baik. Hanya persoalan riset dibutuhkan anggaran dan waktu. Yang lain dapat dipercepat. Artinya, selama ini kita berjalan perdagangan tradisional. Kita minta pemerintah percayakan ke kami. Kami akan menata ini. Kalau pemerintah dalam bentuk pengawasan. Perdagangan ini kita kelola dengan baik," terangnya. (akz/lim)
Prokal.co - Sejumlah persoalan dialami petani rumput laut di Nunukan. Seperti hama yang menyerang rumput laut sehingga berdampak pada penjual rumput laut ke wilayah Makassar dan Surabaya. Itu disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Rumput Laut (APRL) Nunukan Fery usai melaksanakan audiensi dengan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid, Senin (20/5).
Ia menyampaikan ada beberapa persoalan yang kini dialami petani rumput laut di Nunukan. Pertama, terkait lokasi budidaya rumput laut di perairan Mamolo, Nunukan Selatan yang saat ini tidak dimanfaatkan para petani karena sejumlah alasan.
"Alhamdulillah, audiensi tadi disambut baik Ibu Bupati. Pertama yang kami sampaikan terkait lokasi pembudidaya di wilayah Manolo yang tak jauh pesisir dari saat ini kosong. Itu kita minta untuk dimanfaatkan. Jika karena alasan hasilnya kecil dari APRL meminta pemerintah untuk melakukan riset untuk mengetahui pasti alasan hasil budidaya kecil," ucap Fery.
Kemudian, saat ini petani rumput laut sedang diserang hama. Jika hal ini tidak disikapi dengan segera akan berdampak. Sebab, para pembeli rumput laut di Makassar dan Surabaya menolak keras rumput laut yang memiliki hama.
"Kedua, hama yang ada di rumput laut. Berupa lumut benang. Bayer Makassar dan Surabaya tidak mau menerima rumput laut Nunukan jika ditemukan adanya hama. Jika ditemukan hama semua akan ditolak," ungkapnya.
Ia mengakui, saat ini petani sudah mengikuti kadar air rumput laut sesuai permintaan. Dan untuk memaksimalkan semua ini tentunya dibutuhkan kerjasama semua pihak.
"Kita meminta kerjasama semua stakeholder. Apakah pedagang ke pengepul dan petani harus selektif. Dan pemerintah melalui Dinas Perikanan Nunukan untuk menekankan kerjasama untuk perbaikan kualitas di tingkat petani," pesannya.
Terakhir, terkait pengiriman rumput laut Nunukan yang dikirim ke luar daerah. APRL Nunukan meminta Pemkab Nunukan bekerjasama dan mempercayakan APRL untuk menangani. Dan hal ini juga sudah ditindaklanjuti melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Nunukan.
Editor : Indra Zakaria