“Saya berharap pemerintah daerah mendukung rencana dan program Pak Prabowo Subianto, untuk mewujudkan swasembada pangan ini. Dan Kaltim adalah salah motor utama penggeraknya, untuk merealisasikan program tersebut,” terang Ketua DPW PKB Kaltim ini.
Pria yang sebelumnya menjabat anggota DPRD Kaltim sejak 2014 hingga 2024 ini, juga menegaskan bahwa Fraksi PKB DPR RI mendukung sepenuhnya pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, agar sukses mewujudkan semua rencana dan programnya.
Terutama program-program yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat dan menunjang pertumbuhan ekonomi. “Misalnya pembangunan rumah rakyat sebanyak 3 juta rumah setiap tahun, lalu makan bergizi gratis. Yang juga adalah program yang mulia. Dan saya hanya berharap kepada pak Prabowo setelah resmi dilantik jadi Presiden, agar segera membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya. Agar menuntaskan pengangguran di Kaltim,” pungkasnya.
Sebagai informasi, penambahan anggaran untuk melanjutkan IKN pada Tahun 2025 disetujui lebih kecil dari usulan penambahan anggaran pada tahun 2025.
Di mana, Kementerian PUPR sebelumnya mendapat alokasi anggaran pada Rancangan APBN (RAPBN) Tahun 2025 sebesar Rp 4,19 triliun.
Sehingga, mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 20,32 triliun, untuk melanjutkan pembangunan IKN di bidang Cipta Karya, Bina Marga, Sumber Daya Air, dan Perumahan.
Namun penambahan anggaran yang disetujui hanya Rp 9,11 triliun. Dan total keseluruhan anggaran lanjutan pembangunan IKN di Kementerian PUPR sebesar Rp 13,3 triliun.
Sementara Otorita IKN sebelumnya hanya mendapat anggaran sebesar Rp 505 miliar. Dan mengusulkan penambahan anggaran pada RAPBN 2025 sebesar Rp 27,8 miliar. Dengan usulan yang paling besar dari Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN sebesar Rp 26,7 triliun. Akan tetapi dari usulan tersebut, hanya disetujui anggaran sebesar Rp 6,39 triliun pada APBN 2025. (*)