Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

IKA UB Kaltim Yakin IKN Jadi Kota Hijau dan Cerdas

Indra Zakaria • Selasa, 12 Maret 2024 - 17:33 WIB

KUNJUNGI IKN: Myrna Safitri (keenam kanan) bersama rombongan dari IKA UB Kaltim di Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara.
KUNJUNGI IKN: Myrna Safitri (keenam kanan) bersama rombongan dari IKA UB Kaltim di Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara.
 

 

SEPAKU-Sejumlah pengurus Ikatan Keluarga Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB) Kaltim menggelar kunjungan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Sepaku, Penajam Paser Utara, Minggu. Kunjungan bertajuk Tour de IKN itu diikuti pengurus dan sejumlah alumnus termasuk alumnus muda dari kalangan generasi Z. Dalam kunjungan itu, rombongan melihat dari dekat progres pembangunan IKN dan upaya menjadikan IKN sebagai green city.

Momen paling ditunggu dari megaproyek IKN itu adalah pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus 2024. Terlihat istana kepresidenan dan lapangan upacara, gedung-gedung kantor kementerian (kemenko), Hotel Nusantara berbintang lima, dan berbagai fasilitas lainnya dikebut pembangunannya.

Rombongan IKA UB Kaltim yang mengikuti kegiatan itu antara lain penasihat IKA UB Kaltim Tatang Setyawan, Sekretaris Ahmad Busri, Bendahara Irvan Wirayudha, Ketua Bidang Komunikasi dan Publikasi M Zainul Rohman, Koordinator Wilayah Samarinda- Mahakam Ulu-Kutai Barat Hariadi, Bidang Pengembangan Profesi Rolly Yulianthi, dan Bidang Kerja Sama Antar-Lembaga Franxisca Mariani. “Rombongan masing-masing bertolak dari Samarinda dan Balikpapan pukul 06.30 Wita,” kata Ahmad Busri.

Busri mengatakan, sepanjang jalan, udara masih terlihat berkabut dan sejuk karena semalam sebelumnya habis diguyur hujan.

Setelah rehat sejenak di Rest Area IKN tempat berkumpul yang telah disepakati, rombongan bergerak menuju kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP). Tujuan pertama adalah berada di tempat paling tinggi yang biasa dipergunakan presiden dan pejabat VIP melihat secara luas dan utuh KIPP. “Kemudian rombongan menyaksikan pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan Barat,” ucapnya.

Dia menyebut, rombongan tiba di dekat istana kepresidenan. Sayang, pihaknya tidak diperkenankan untuk berhenti, sehingga hanya bisa memandang bangunan istana yang megah itu dari sisi samping sambil terus jalan dan tidak diizinkan mengambil foto.

Di perjalanan berikutnya, rombongan sampai di lokasi presiden, menteri, dan pejabat lain biasa menginap bila berkunjung ke IKN. Tempat bermalam itu dikenal dengan nama glamping. Suasana terasa sejuk dan segar karena dinaungi ribuan Eucalyptus yang menjulang tinggi.

Eucalyptus itu merupakan tanaman untuk bahan baku pembuatan kertas. Maklum areal KIPP itu adalah areal hutan tanaman industri yang diisi dengan tanaman Eucalyptus.

Lokasi terakhir yang dikunjungi rombongan adalah eco eduwisata berupa Miniatur Hutan Hujan Tropis Nusantara.

Di lokasi itu, Ketua IKA UB Kaltim yang juga Deputi Otorita IKN Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Myrna Safitri, banyak bercerita miniatur tersebut. Area seluas 97 hektare itu kini sedang ditanami berbagai pohon lokal seperti ulin. Perlahan tanaman lokal itu diharap menggantikan Eucalyptus. Di lokasi itu juga dipamerkan spesimen kayu berupa potongan-potongan kayu dari hutan Kalimantan.

Para alumnus IKA UB Kaltim merasa bangga dengan dibangunnya IKN di Kaltim. Kunjungan itu menepis cerita-cerita minor tentang IKN yang kadang diterima warga. Dengan melihat sendiri pembangunan IKN, para alumnus percaya bahwa IKN akan jadi kota hijau dan cerdas. (rom/k16)

 

Editor : Indra Zakaria
#IKN