Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mau Berpuasa Cuma Selama 1 Jam Saja? Ini Kota di Rusia yang Jadi Wilayah dengan Waktu Puasa Tersingkat di Dunia

Redaksi Prokal • 2026-02-23 09:45:00

Pemandangan Kota Murmansk di Barat Daya Rusia, saat malam hari. (doc.russiabeyond)
Pemandangan Kota Murmansk di Barat Daya Rusia, saat malam hari. (doc.russiabeyond)

MURMANSK – Bagi umat Muslim yang ingin merasakan pengalaman berpuasa dengan durasi paling singkat di dunia, Kota Murmansk di Rusia adalah jawabannya. Terletak di bagian barat laut Rusia dan berada di dalam Lingkaran Arktik, kota pelabuhan terbesar di dunia ini menawarkan fenomena waktu ibadah yang sangat unik.

Karena lokasinya yang sangat dekat dengan Kutub Utara, durasi siang hari di Murmansk bisa menjadi sangat singkat, terutama saat memasuki musim dingin. Hal ini berdampak langsung pada jadwal salat dan waktu berpuasa. Di kota ini, jarak antara waktu Zuhur ke Asar hanya berselang 8 menit, sementara jarak dari waktu Asar ke Magrib hanya terpaut 1 menit saja.

Kondisi geografis tersebut membuat durasi berpuasa di Murmansk hanya memakan waktu kurang lebih satu jam, mulai dari waktu imsak hingga berbuka puasa.

Kota berpenduduk sekitar 300 ribu jiwa ini memang dikenal sebagai pusat administratif Oblast Murmansk yang strategis karena pelabuhannya bebas es sepanjang tahun. Namun, daya tarik utamanya bagi dunia internasional adalah fenomena alam yang luar biasa, seperti cahaya utara (Aurora Borealis) dan malam kutub (Polar Night).

Saat musim dingin tiba, Murmansk mengalami fenomena Polar Night, di mana matahari tidak terbit sama sekali selama sebulan penuh. Fenomena inilah yang menyebabkan durasi siang hari menjadi sangat pendek atau bahkan hilang sama sekali, sehingga jadwal ibadah umat Muslim di sana sangat bergantung pada pergerakan matahari yang sangat minim di cakrawala.

Meski memiliki durasi puasa yang sangat singkat, komunitas Muslim di Murmansk tetap menjalankan ibadah dengan khidmat di tengah suhu dingin yang ekstrem dan kegelapan kutub yang panjang. Kota ini pun menjadi salah satu tempat paling unik di dunia untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan. (*)

Editor : Indra Zakaria