Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Harga Bahan Pokok di Pasar Mempawah Mengalami Kenaikan

A'an • Minggu, 18 Februari 2024 - 14:00 WIB
GUDANG: Bupati Erlina saat sidak di salah satu gudang beras di wilayah Sungai Pinyuh. (ISTIMEWA)
GUDANG: Bupati Erlina saat sidak di salah satu gudang beras di wilayah Sungai Pinyuh. (ISTIMEWA)

 

 Pemerintah Kabupaten Mempawah terus mengintensifkan pemantauan harga bahan pokok di pasar-pasar. Tujuannya untuk memastikan harga jual bahan pokok tetap stabil dan terjangkau ditengah inflasi. Inspeksi mendadak (sidak) dipimpin langsung Bupati Mempawah, Erlina, Kamis (15/2) di Pasar Mempawah dan Sungai Pinyuh.

Dalam sidak tersebut, Bupati Erlina didampingi Kadis Perindagnaker, Johana Sari Margiani, Kepala Bappeda, Ami Febrianto, Kasat Pol PP, Kuntum Indah serta sejumlah pihak terkait lainnya. 

Dari pantauan dilapangan, Bupati Erlina mengungkapkan adanya kenaikan harga jual bahan pokok di Pasar Mempawah dan Sungai Pinyuh. Meski demikian, menurut Bupati, kenaikan tersebut masih wajar.

“Ada beberapa jenis bahan pokok yang harga jualnya sedikit naik, akan tetapi tidak terlalu signifikan masih dalam batas wajar. Sedangkan untuk stok dan ketersediaan semuanya aman,” ungkap Bupati.

Dijelaskan Bupati, sidak yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah dalam rangka menjaga stabilitas harga jual bahan pokok di masyarakat ditengah situasi inflasi yang terjadi di seluruh wilayah di Indonesia termasuk Kabupaten Mempawah.

“Sidak ini juga ditujukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Mempawah. Agar tidak terjadi kelangkaan barang yang berdampak negatif nantinya,” tuturnya.

Dikatakan Bupati, inflasi yang terjadi mempengaruhi harga kebutuhan pokok yang memgalami kenaikan. Misalnya, gula pasir, beras premium dan lainnya menjadi perhatian serius pemerintah untuk menstabilkan harga barang pokok.

“Terutama bahan pokok beras yang sangat menjadi fokus dan perhatian pemerintah agar harganya bisa kembali stabil dan tidak meresahkan masyarakat konsumen,” tegasnya.

Sementara itu, Kadis Perindagnaker Kabupaten Mempawah, Johana Sari Margiani menyebut kegiatan sidak tersebut dalam rangka melaksanakan gerakan nasional pengendalian inflasi daerah.

“Sidak pasar yang ini dalam rangka melaksanakan program stabilitas harga bahan kebutuhan pokok dan barang penting (Bapokting) tahun 2024, sekaligus gerakan nasional pengendalian inflasi daerah di Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Johana menambahkan, dari hasil sidak pasar tersebut diketahui ketersediaan bahan pokok di Kabupaten Mempawah aman dan stabil. Namun, dia tak menampik terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditi bahan pokok.

“Ketersediaan dan distribusi aman dan lancar. Hanya saja harga beras mengalami fluktuatif. Namun saat ini beras Bulog sudah masuk di agen penyalur toko pangan di Sungai Pinyuh. Semoga hanya beras bisa kembali turun,” harapnya.

Johana mengungkapkan, harga bahan pokok di Pasar Mempawah pada Kamis (15/2) yakni beras premium Rp 17 ribu perkilo, beras medium Rp 16 ribu perkilo, gula pasir curah Rp 17 ribu perkilo, gula pasir kemasan Rp 18 ribu perkilo.

Kemudian, minyak goreng curah Rp 15.300 per liter, minyak goreng kemasan Rp 22 ribu per liter, minyak goreng MINYAKITA Rp 16 ribu per liter. "Daging sapi dikisaran harga Rp 140 ribu perkilo, daging ayam broiler Rp 38 ribu perkilo, daging ayam kampung Rp 70 ribu perkilo, dan telur ayam Rp 29 ribu perkilo,” tandasnya.(wah)

Editor : Indra Zakaria
#mempawah