Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pergi Berburu, Sunardi Malah Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 6 Januari 2024 | 10:51 WIB
Photo
Photo

Pergi berburu, Sunardi Atuh (36) warga Dusun Batu Hitam RT 004 RW 002, Desa Senatab, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terlentang di hutan.

Kejadian tersebut pun mengejutkan warga sekitar. Kabar meninggalnya warga berjenis kelami laki-laki tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sandoko.

Pihaknya setelah mendapatkan laporan, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), memintai keterangan dan melakukan olah TKP, selanjutnya membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.   “Kami sudah melakukan olah TKP, beberapa saksi juga telah dimintai keterangan, salah satunya adik kandung korban yang pertama kali melihat korban,” kata Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sandoko, Kamis (4/1).

Hasil keterangan sementara, kejadian tersebut diketahui pada Selasa (2/1). Awalnya korban ini, sejak Jumat (29/12) pergi berburu ke hutan yang ada di wilayah tersebut dengan membawa senjata api rakitan jenis boman. “Namun hingga beberapa hari tak juga pulang ke rumah, sehingga pada Selasa (2/1) adik korban hendak menemui korban di hutan tempat berburu,” ujarnya.

Namun saat dalam perjalanan menuju hutan, saksi melihat korban dalam posisi terlentang yang diduga sudah dalam kondisi meninggal dunia. “Saksi saat ke hutan ingin menemui korban, dalam perjalanannya mendapati korban dalam posisi terlentang, dengan posisi senpi rakitan (boman) yang dibawanya berada dibawah kaki korban,” jelasnya. 

Alangkah terkejutnya saksi atas apa yang dilihatnya. Kemudian ia pun lantas meminta bantuan ke warga yang ada di lokasi terdekat. “Melihat hal tersebut saksi kembali ke pemukiman warga untuk meminta pertolongan. Selanjutnya saksi bersama sejumlah warga dibawa,” katanya. Petugas kepolisian, setelah melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara, selanjutnya membawa barang bukti berupa senpi rakitan jenis Boman dan Pakaian korban untuk dibawa ke Mapolsek Sajingan Besar. 

“Jenazah dan sejumlah barang bukti yang ada di TKP selanjutnya dibawa ke Mapolsek untuk melengkapi pemeriksaan,” kata Sandoko. Setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas, selanjutnya jenazah diantarkan ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman oleh pihak keluarga. (fah)

Editor : izak-Indra Zakaria