Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kembalikan Formulir, Midji Harapkan Golkar Kembali Dukung Dirinya di Pilgub 2024 Kalbar

A'an • Jumat, 26 April 2024 - 16:45 WIB
Gubernur Kalbar, periode 2018-2023, Sutarmidji menjadi yang pertama mengembalikan berkas formulir pendaftaran Bakal Calon Gubernur Kalbar 2024-2029 ke Kantor DPD Partai Golkar Kalbar, Kamis (24/4).
Gubernur Kalbar, periode 2018-2023, Sutarmidji menjadi yang pertama mengembalikan berkas formulir pendaftaran Bakal Calon Gubernur Kalbar 2024-2029 ke Kantor DPD Partai Golkar Kalbar, Kamis (24/4).

 

 Gubernur Kalbar, periode 2018-2023, Sutarmidji menjadi yang pertama mengembalikan berkas formulir pendaftaran Bakal Calon Gubernur Kalbar 2024-2029 ke kantor DPD Partai Golkar Kalbar, Kamis (24/4) siang.

Pada kesempatan tersebut, Midji sapaan karibnya masih berharap Beringin Kalbar, kembali mengusungnya di Pilgub Kalbar 2024, yang bakalan digelar pada 27 November mendatang. Hal tersebut disampaikannya kepada sejumlah wartawan di Gedung Zamrud, Jalan Ayani 1, Pontianak. 

Pada kesempatan pengembalian berkas tersebut, Midji ikut didampingi tim suksesnya, Subhan Noviar. Mantan Walikota Pontianak 2 periode ini menjadi orang pertama mendaftar sekaligus, perdana mengembalikan berkas ke Beringin Kalbar, sebagai bakal calon Gubernur Kalbar 2024. 

Kepada sejumlah wartawan Sutarmidji menyebutkan sangat menghormati partai-partai politik yang sudah membuka pendaftaran. Makanya, semua partai yang membuka pendaftaran, Midji bersama timnya datang untuk mendaftar sekaligus mengembalikan formulir pendaftaran.

"Selain mendaftar dan mengembalikan berkas ke Partai Golkar, saya juga sudah mendaftar ke Partai Demokrat, dan PDI Perjuangan," ucapnya.

Partai Golkar sendiri pada Pilgub 2018 silam, merupakan partai pengusung pasangan Sutarmidji-Ria Norsan. Makanya, Sutarmidji sangat berharap, di Pilkada 2024 ini, Partai Golkar masih tetap mengusungnya kembali.

Namun, soal Bakal Calon Wakil Gubernur Kalbar yang berpotensi mendampingi dirinya, sebelumnya sudah di ekspose terbuka ke publik. Dia masih berharap Wakil Gubernur 2018-2023, Ria Norsan mendampinginya kembali ke gelanggang Pilgub 2024 mendatang.

Meski demikian, Midji dalam proses menuju pencalonan, semuanya ada dinamika politik. Maka dari itu,  dia menyerahkan sepenuhnya ke partai yang memasangkan, nanti. "Dinamika politik kan berkembang, sampai partai memutuskan, kita diskusikan, kalau cocok kita jalan," ucapnya.

 

Midji sendiri juga enggan menjawab ketika sejumlah jurnalis terkait sikap Wakil Gubernur Kalbar 2018-2023, Ria Norsan, yang  belum memberikan lampu hijau, untuk berpasangan dengannya.

"Saya tidak mau menanggapi itu. Tanya beliau (Ria Norsan), jangan tanya saya," katanya.

Sutarmidji lalu menyampaikan bahwa dirinya memiliki empat langkah dalam berpolitik, terkait Pilgub 2024 mendatang. Artinya, kalau gagal satu, maka ada langkah kedua, ketiga, dan keempat. Namun, lanjutnya, pijakanya tetap kepada hasil survei. "Tanpa survei, mustahil. Basisnya tetap survei dan survei basisnya data," katanya. 

Mungkinkan Golkar Kembali Usung Sutarmidji ?

Terpisah, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2024-2029 dari DPD Golkar Kalbar, Heri Mustamin menyampaikan, bahwa Sutarmidji menjadi calon Gubernur pertama yang mendaftar. "Beliau (Sutarmidji) juga menjadi perdana mengembalikan berkas formulir pendaftaran yang sudah diisi ke Kantor Golkar Kalbar," ucapnya.

 

Heri juga menegaskan kembali bahwa selama ini hubungan Golkar dan Sutarmidji baik-baik saja. Sebab, mereka punya history ketika bekerja sama pada Pilgub 2018 silam. Pasangan Midji-Norsan (Sutarmidji-Ria Norsan) merupakan pasangan kepala daerah yang diusung Partai Golkar, dan berhasil memenangkan konstelasi Pilgub Kalbar 2018 lalu.

Maka dari itu, kata Heri, peluang Sutarmidji diusung kembali Partai Golkar sangat terbuka. Meskipun jargon Beringin Kalbar memprioritaskan kader sendiri, tetapi Golkar tak menutup pintu bagi tokoh internal yang ingin maju lewat perahu Golkar.

Seakan menjadi lampu hijau bahwa Partai Golkar bakalan kembali mengusung Sutarmidji ikut disampaikan Anggota Tim Penjaringan, Mustafa MS. Dia menyebutkan bahwa lima tahun kepemimpinan Sutarmidji-Ria Norsan, dinilainya berhasil dalam membangun Kalbar.

Sebab, PAD Kalbar naik signifikan. Sementara IPM Kalbar mengalami peningkatan walau tak signifikan. Yang paling dirasakan terjadinya peningkatan pembangunan infrastruktur secara masif. Mulai dari program pendidikan dan bidang lainnya.

 

"Melalui indikator keberhasilan tersebut, Partai Golkar tak menutup mata. Makanya Sutarmidji sangat berpeluang maju dengan memakai perahu Golkar Kalbar," pungkas Mustafa.(den)

 
 
Editor : Indra Zakaria