Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Masih Tunggu Pendaftar, Demokrat Baru Dilirik Pasangan Penantang

miminradar-Radar Banjarmasin • Jumat, 20 Desember 2019 - 13:31 WIB

BANJARBARU - DPC Partai Demokrat Banjarbaru akhirnya membuka penjaringan untuk Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru. Partai berlambang mercy ini jadi parpol terakhir yang membuka pendaftaran.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Banjarbaru, Sumedi. Sebetulnya penjaringan sudah dimulai sejak awal bulan Desember lalu. Hanya saja ekspos atau publikasinya terangnya tidak begitu muncul.

"Iya sudah dibuka awal bulan lalu. Untuk penutupannya di awal bulan Januari, tepatnya tanggal 1. Ini sudah harus termasuk pengembalian berkas oleh Bapaslon," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Meski hanya berkekuatan satu kursi di Parlemen. Namun, Partai besutan SBY ini telah dilamar oleh bakal pasangan calon. Hal ini pun dibenarkan oleh Sumedi.

"Bakal pasangan calon yang sudah mendaftar ke kita baru satu pasangan. Ini adalah pasangan pak Aditya dan pak Iwansyah. Di awal-awal pembukaan lalu orang utusan mereka mengambil formulir pendaftaran, tapi ini belum mengembalikan berkas," ujarnya.

Sama halnya seperti parpol kebanyakan. DPC Partai Demokrat juga harus menunggu SK atau rekomendasi dari DPP untuk menentukan sikap dukungan dan usungan. 

Namun meski begitu, DPC kata Sumedi diberi porsi tertentu. Yakni dapat merekomendasikan dan memberikan data atau peta politik ihwal bakal pasangan calon yang telah mendaftar.

"SK tetap di pusat. Wewenang kita menerima dan memverifikasi berkas lalu diserahkan ke DPW baru ke DPP. Tapi kita bisa memberikan data dan kriteria bagaimana peluang dari pasangan," jawabnya.

Sejauh ini, Sumedi menegaskan selain pasangan penantang, tidak ada pasangan lain yang berkomunikasi dengannya. Baik secara informal maupun formal.

"Kita sadar diri saja, karena mungkin kursi kita cuman satu saja. Pasangan lain mungkin sudah punya kursi yang cukup dengan parpol yang ditargetnya," jujurnya.

Disinggung terkait kemana arah peluang koalisi. Sumedi memang tak menjawab gamblang. Hanya saja ketika dikaitkan dengan parpolnya yang bergabung dengan Fraksi Golkar, Sumedi mencoba memberi tanggapan.

"Saya pikir kalau fraksi sedikit banyak pasti akan berimbas ke sana (arah usungan Pilkada). Otomatis kan ini juga untuk harmonisasi di Fraksi," pungkasnya.

Diketahui sendiri, saat ini Partai Golkar belum mengumumkan kepada siapa akan berlabuh. Apakah kepada Ketuanya di DPD Banjarbaru: AR Iwansyah atau Ketua SOKSI (sayap partai Golkar) Kalsel, Nadzmi Adhani yang juga berstatus petahana. (rvn/ ram/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Banua Politik