Cita-cita Aipda Jaya sederhana. Menyibukkan generasi muda di lingkungannya dengan kegiatan positif. Dia tinggal di Benua Anyar, Banjarmasin Timur.
-- Oleh: MAULANA, Banjarmasin --
AIPDA Jaya lahir dari keluarga sederhana. Saat ini bertugas di Satbinmas Polresta Banjarmasin. Misinya di luar tugas kepolisian, ingin menyelamatkan generasi muda Benua Anyar dari kegiatan negatif.
Sudah tiga tahun terakhir ia membina pemuda di kelurahannya. Memanfaatkan Masjid Al Amin Benua Anyar. Sekitar 100 meter dari rumahnya.
Di sana, ia kerap menjadi muazin untuk salat lima waktu atau salat Jumat. Sesekali ia menyampaikan tausiah. Di masjid itu pula para pemuda sekitar dikumpulkan.
"Setiap Sabtu malam atau Minggu malam, kami bikin kegiatan. Setelah isya, seperti latihan maulid habsyi. Agar mereka tak keluyuran dan nongkrong tak keruan pada malam akhir pekan," kisahnya, kemarin (23/2).
Tak mudah menggaet remaja untuk datang. Modal Jaya cuma satu: optimisme! Hasilnya, sudah puluhan pemuda yang rutin datang bergabung.
"Dulu hanya 10 orang, termasuk dua pelajar SD. Dari mulut ke mulut, akhirnya yang lain mau bergabung. Sekarang sudah 50 orang. Usianya antara delapan sampai 16 tahun," ceritanya.
"Sempat pesimis memang. Saya sendiri tak mengerti bagaimana cara menabuh rebana. Tapi akhirnya belajar sama-sama," imbuh pria 36 tahun itu.
Apa pemicunya? Jaya terhenyak melihat pemandangan anak-anak yang keluyuran di luar rumah ketika azan berkumandang.
Awalnya, ia memancing anak-anak itu dengan mengajak bermain game. Lalu diberikan hadiah. Trik-trik sederhana. "Kami lalu memanfaatkan aula samping masjid. Sekalian memakmurkan masjid ini," ujarnya.
Lewat bahasa agama, Jaya mengajak mereka untuk menjauhi gaya pergaulan yang salah arah. "Seperti balapan liar, coba-coba narkotika sampai bahaya paham radikalisme," tegasnya.
Harapannya sekarang, shaf masjid akan terisi penuh. Tidak bolong-bolong. Lewat anak-anak ini, orang dewasa akan merasa malu jika kalah semangat. "Bisa memancing para orang tua untuk membantu meramaikan masjid," ujarnya.
Dia juga tak menutup diri. Tak mesti warga Benua Anyar, warga dari kelurahan tetangga pun boleh bergabung. "Misalkan dari Sungai Bilu dan Pengambangan, silakan saja datang kemari," tegasnya.
Aksi Jaya rupanya terendus pihak kecamatan. Camat Banjarmasin Timur Ahmad Muzaiyin, mengaku terkesan dengan Aipda Jaya. "Apalagi Benua Anyar sudah dicanangkan BNN (Badan Narkotika Nasional) sebagai kampung bebas narkoba," jelasnya.
Dia berharap, akan lebih banyak Aipda Jaya lain di lingkungannya. "Ini patut dicontoh oleh yang lain, menjadi teladan," pungkas Muzaiyin. (fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin