Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin H Abdul Haris Makkie - Ilham Noor, kemarin (22/9) berkunjung ke Kantor Pusat Radar Banjarmasin. Dalam kesempatan itu, duet yang diusung Gerindra, PPP dan PBB ini bercerita banyak tentang kontestasi mereka di Pilkada Banjarmasin.
-- Oleh: SUTRISNO, Banjarbaru --
Tiba bersama timnya, kedatangan Haris-Ilham disambut hangat oleh Direktur Utama Radar Banjarmasin H Suriansyah Achmad, bersama Pemimpin Redaksi Toto Fachrudin, Manager Iklan M Afifuddin serta Manager Sirkulasi dan Pemasaran Tatas Dwi Utama.
Usai saling sapa, mereka kemudian bersama-sama menuju ruang tamu Radar Banjarmasin yang berada di lantai I gedung di Jalan A Yani Km 26,5, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru tersebut.
Mengawali pembicaraan, Haris menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Gedung Biru dalam rangka silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan Radar Banjarmasin yang merupakan salah satu media besar di Banua.
"Karena menjalin dan membangun silaturahmi dengan media massa sangatlah penting, mengingat media merupakan mitra strategis dalam mengawal pembangunan Kota Banjarmasin," katanya.
Terkait pencalonan mereka di Pilkada Banjarmasin, Haris mengaku pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan menjelang penetapan calon. "Persiapan sama seperti paslon yang lain. Kami membentuk tim pemenangan dari partai, relawan dan tentu tim dari keluarga. Di samping itu kami telah mempertajam visi dan misi," ujarnya.
Melalui visi dan misi mereka, Haris-Ilham ingin memenangkan pemilihan Wali Kota Banjarmasin dengan target 150 ribu suara. "Target suara kami tidak muluk-muluk. Yang penting menang," beber mantan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel ini.
Lalu pemilih dari segmen apa yang mereka bidik? Haris menuturkan, semua segmen penting bagi mereka. Termasuk kaum milenial, mereka ingin merebut semua suaranya. "Kata orang bahwa milenial untuk 2020 ada sekitar 40 persen. Saya pikir, kalau bisa rebut semua," tuturnya.
Di samping itu, sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel, Haris juga berharap warga nahdiyin memilih mereka. Baik yang muda atau milenial, maupun yang sudah tua. "Para partai juga terus bergerak. Baik, partai Gerindra, PPP, PBB dan Hanura," bebernya.
Sementara itu, ihwal kunjungan mereka ke Radar Banjarmasin, Direktur Utama Radar Banjarmasin H Suriansyah Achmad mengucapkan terima kasih atas kedatangan Haris-Ilham. "Menjadi kebanggan bagi kami, paslon Wali Kota Banjarmasin berkenan berkunjung ke Radar Banjarmasin," ucapnya.
Suriansyah sedikit menanggapi Pilkada Banjarmasin, menurutnya cukup dinamis. Sebab, sebelumnya sempat terjadi bongkar pasang nama bakal calon. "Dengan proses ini kami ingin Banjarmaisn semakin baik. Kami lihat, memang semua calon ingin membawa Banjarmasin bertambah baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat," ujarnya.
Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin 2020 sendiri bakal diikuti empat pasangan calon. Tiga diusung partai politik dan satu pasangan maju lewat jalur perseorangan.
Pasangan yang memilih jalur independen yakni H Khairul Saleh - Habib Muhammad Ali Alhabsy (Khairul-Habib Ali). Khairul Saleh adalah mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Banjarmasin, sedangkan Habib Muhammad Ali Alhabsy merupakan Ketua Rabithah Alawiyah Kota Banjarmasin.
Sedangkan, pasangan yang diusung partai politik, yakni H. Ibnu Sina-H Arifin Noor (Ibnu-Arifin). Ibnu Sina merupakan Wali Kota Banjarmasin periode 2016—2021, sedangkan Arifin Noor adalah mantan Kepala Dinas PUPR Banjarmasin. Pasangan ini diusung PKB, Demokrat, PDIP dan partai nonparlemen: PSI.
Selanjutnya, pasangan H. Haris Makkie (mantan Sekdaprov Kalsel dan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Kalsel) berpasangan dengan Ilham Noor yang merupakan Sekretaris DPD Partai Gerindra Kalsel (Haris-Ilham). Pasangan ini diusung Partai Gerindra, PPP, PBB dan partai nonparlemen: Hanura.
Terakhir adalah pasangan Hj. Ananda (Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Partai Golkar) yang berpasangan dengan H. Mushaffa Zakir, Lc. yang juga anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKS (Ananda-Mushaffa).
Pasangan tersebut diusung Partai Golkar, PAN, PKS, NasDem dan partai nonparlemen, Perindo serta PKPI. (ris/ran/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin