PELAIHARI: Kabupaten Tanah Laut (Tala) harus memiliki sentra Hortikultura yang harus dibesarkan, hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pertanian Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tala Akhmad Hairin saat memimpin Rapat Koordinasi seluruh Jajaran Bidang Hortikultura di Aula Distanhorbun, Selasa (10/11).
Rakor yang dikutip oleh jajaran Penyuluh tingkat Kecamatan ini, untuk menyelaraskan informasi yang dapat saling membantu. Terlebih sentra tanaman Hortikultura di masing-masing Kecamatan berbeda. "Melalui rapat ini kita bisa menyelaraskan produksi di masing-masing Kecamatan," ucap Hairin.
Terbukti, melalui Rakor ini menemukan adanya tanaman jahe merah milik masyarakat saat panen, kesulitan menjual hasil tanaman Hortikultura. Di lain kecamatan, ada warga kesulitan mencari bahan baku tersebut.
"Dan ini sudah ada bukti, ada titik temu masyarakat kesulitan menjual, dan ada yang memerlukan kebutuhan komoditi itu," ungkapnya.
Tidak itu saja, pihaknya juga menginginkan sentra-sentra tanaman Hortikultura untuk terus ditingkatkan dan dibesarkan, agar Kabupaten Tala memiliki sentra yang terpadu dan lebih dikenal secara luas. Walaupun ada sekarang ini sentra buah durian yang ada di Desa Ujung Batu, Tungkaran dan Panjaratan.
Untuk sentra lombok ada di Desa pemalongan serta sentra tanaman Bawang di Desa Ambungan dan Pabahanan. "Ini yang perlu kita perhatikan lebih serius lagi, dan tetap mencari sentra di masing-masing kecamatan," tegasnya.
Hairin berharap, program kerja yang dibicarakan hari ini, jangan sampai terhenti sepulang dari Rakor, namun tetap kedepan tahun 2021 harus dilaksanakan dengan baik. (ard/ram/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin