PELAIHARI – Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut masih menunggu kepastian keberangkatan dari pemerintah pusat dan kepastian pemerintah arab saudi tentang kuota haji untuk Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tanah Laut H Muhammad Wahyudi, S. Ag., MM saat ditemui di kantornya, Rabu (19/5).
“Untuk persiapan dokumen jamaah Tanah Laut sudah mencapai 100 persen, tinggal menunggu informasi jumlah kuotanya. Apabila kuotanya 100 persen, kita siap untuk memberangkatkan ke 307 jemaah dan tinggal kebijakan dari pemerintah arab saudi,” ucapnya
Selanjutnya dia mengatakan untuk paspor sudah lengkap dan vaksin meningitis juga sudah dilakukan. “Mengenai permintaan dari Arab Saudi tentang vaksin covid-19 juga sudah kita koordinasikan dengan Dinas Kesehatan Tanah Laut, Tinggal menunggu jadwal vaksin,” jelasnya.
Wahyudi juga menjelaskan untuk keberangkatan nanti sesuai dengan porsi yang tertunda kemarin di tahun 2020. “Yang sudah melunasi di tahun 2020 itulah yang berhak untuk berangkat di tahun 2021, apabila jadi berangkat,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan sampai saat ini Indonesia menjadi salah satu diantara 20 negara yang tidak diberikan izin masuk oleh pemerintah Arab saudi. “Kita masih harap-harap cemas juga. Karena kemungkinan-kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa jadi seperti tahun kemarin, bisa juga berangkat dengan kuota terbatas,” jelasnya. (mr-156/al/ram)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin