BANJARMASIN - Lima klinik di Banjarmasin ditunjuk sebagai fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) yang bisa melayani program Vaksinasi Gotong Royong.
Antara lain Laboratorium Klinik Prodia, Klinik Pratama Rawat Jalan Asy Syifa, Klinik Pratama Rawat Jalan Alesha, Klinik PHC dan Klinik KF 0188 S Parman.
“Beberapa klinik sudah mulai menjalankan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi.
Ditegaskannya, Vaksinasi Gotong Royong berbeda dengan program vaksinasi milik pemerintah. Karena ini berbayar, dibeli oleh perusahaan.
“Mereknya juga berbeda, memakai Sinopharm. Sedangkan vaksin gratis untuk masyarakat itu memakai Sinovac,” jelasnya.
Perbedaan merek itu akan memudahkan pengawasan di lapangan. “Jadi tidak akan ada penyalahgunaan wewenang. Dinkes akan mengawasinya, " tekannya.
Mengacu Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021, selain karyawan, keluarga mereka juga bisa mengikuti program ini.
Adapun pelaksana program harus melapor ke Kementerian Kesehatan. Masih dari peraturan itu, juga diatur tentang tarif per dosisnya.
"Untuk Banjarmasin, tarif tertinggi Rp850 ribu untuk satu kali vaksin," tutupnya. (war/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin