5 Tugu Ikonik di Hulu Sungai Tengah, Di Mana Saja Lokasinya..?
Jamaluddin Radar Banjarmasin• 2024-03-17 18:25:00
Tugu Burung Sulangking
Di Hulu Sungai Tengah (HST), ada beberapa tugu yang dibangun sebagai ciri khas kota. Ada juga tugu yang dibangun sebagai tanda suatu peristiwa bersejarah. Tujuannya sebagai pengingat atau sekadar hiasan kota.
Disclaimer: Urutan lima tugu ini bukan berarti mengurutkan mana tugu yang penting dan tidak penting. Apa saja tugu-tugu tersebut? (FOTO-FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN)
1. Tugu Burung Sulangking
Beberapa warga ada yang salah mengenali burung ini. Mereka mengira patung Burung Anggang. Tetapi, dari sumber sejarah yang ada adalah Burung Sulangking.
Penggunaan ikon burung Sulangking pun bukan tanpa alasan. Ada sebuah filosofi tersendiri. Di mana burung ini kerap bangun di pagi hari. Sehingga, ada harapan warga juga meniru kebiasaan baiknya, bangun pagi dan beraktivitas.
Tugu ini menjadi kebanggaan masyarakat Hulu Sungai Tengah (HST). Banyak pelancong yang datang ke HST untuk berfoto-foto di bawah tugu. Ada juga yang mengabadikan dari jauh. Tugu ini berada di Jl. Brigjen H Hasan Basry, Keluaran Bukat, Kecamatan Barabai.
2. Tugu Simpang Sepuluh/ Tugu Adipura
Tugu ini menjadi icon kebersihan kota Barabai. Kemudian sebagai tanda bahwa pemerintah sangat serius dalam menata dan mengelola sampah. Tercatat HST sudah mendapat 8 kali piala Adipura.
Photo
Tugu Simpang Sepuluh/ Tugu Adipura
Dimulai pada tahun 2012, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2022, 2023. Ini merupakan tugu kebanggaan masyarakat Murakata. Sekaligus pengingat bahwa HST adalah kota yang bersih. Tugu ini berada di Jl. Keramat Manjang, Kelurahan Barabai Barat, Kecamatan Barabai
3. Tugu Telaga Air Mata
Tugu Telaga Air Mata merupakan sebuah monumen penghargaan yang diberikan kepada Hulu Sungai Tengah (HST) kategori Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Tahun 2013.
Photo
Tugu Telaga Air Mata
Adhikarya Pangan Nusantara adalah wujud penghargaan pemerintah bagi para pejuang ketahanan pangan, baik masyarakat maupun bagi aparatur.
Tugu ini berada di Jl. Brigjen H Hasan Basry, Kelurahan Barabai Barat, Kecamatan Barabai.
4. Tugu Pahlawan ALRI Divisi IV
Ini merupakan monumen sejarah di Kalimantan Selatan khususnya di HST. Perjuangan Gerilya para pahlawan saat melawan Belanda. Di monumen itu tertulis nama-nama pahlawan yang ikut berperang melawan Belanda.
Photo
Tugu Pahlawan ALRI Divisi IV
Bahkan ada nama yang berasal dari Desa Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan. Seperti H Damanhuri. Para pejuang Batang Alai dulu punya semboyan dalam bahasa banjar yang berbunyi Rila Mati Babantal Tumbak Asal Hidup Jangan Diperbudak.Tugu ini berada di Jl. Surapati, Desa Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS).
5. Tugu Batu Sembilan
Tugu Batu Sembilan merupakan ikon dari Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS). Dulu tugu ini besar, tapi setelah direnovasi jadi lebih minimalis.
Photo
T
ugu Batu Sembilan
Ketika mendekat, ada lambang Pancasila di bawahnya. Selain itu ada tulisan nama-nama Pembakal terdahulu di Desa Birayang.
Jika kita belajar sejarah HST. Birayang menjadi salah satu tempat bersejarah pada masa kolonial Belanda. Tempat ini menjadi perlintasan dengan kabupaten tetangga seperti Balangan dan Tanjung.
Tugu ini berada di Jl. Merdeka, Kelurahan Birayang, Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS). (*)