Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Bau Kandang Babi Dekat Kampus UIN Antasari Dikeluhkan, Ini yang Dilakukan Satpol PP Banjarbaru

Sheilla Farazela • 2024-05-11 14:45:00
BAU: Bangunan Kandang Babi yang berdekatan dengan kampus UIN Antasari di Guntung Manggis menimbulkan aroma tak sedap. (FOTO: SHEILA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)
BAU: Bangunan Kandang Babi yang berdekatan dengan kampus UIN Antasari di Guntung Manggis menimbulkan aroma tak sedap. (FOTO: SHEILA FARAZELA/RADAR BANJARMASIN)

 

 Bau kandang babi kembali dikeluhkan warga. Kini berada di Jalan Pandarapan RT 34, RW 5, Kelurahan Guntung Manggis, tidak jauh dari kampus UIN Antasari.

Salah seorang warga sekitar mengatakan, bau yang ditimbulkan dari kandang babi itu cukup mengganggu mereka. "Apalagi pas mau makan, jadi tidak berselera karena tercium baunya," katanya.

Warga yang enggan menyebutkan namanya ini berharap, pemerintah segera mengeksekusi kandang babi tersebut. "Kalau bisa dipindah saja, karena sangat dekat dengan permukiman dan kampus UIN," pintanya.

Terpisah, Lurah Guntung Manggis, Zikru Rakhman mengaku sudah menerima keluhan dari warga terkait bau kandang babi tersebut. "Sudah ada warga melapor ke sini. Yang dikeluhkan mereka terkait aromanya yang mengganggu lingkungan," ujarnya, Jumat (10/5).

Berkaitan dengan hal ini, Zikru menyebut pihaknya sudah ada pembicaraan dengan pihak Satpol PP. "Mungkin dari pimpinan Kampus UIN juga sudah bersurat ke Pemko Banjarbaru," sebutnya.

Kasatpol PP Banjarbaru Hidayaturahman mengaku telah menerima surat keluhan dari Rektor UIN Antasari terkait keberadaan peternakan babi itu.

Pria akrab disapa Dayat ini menjelaskan, pada Selasa (7/5) tadi, pihaknya telah menyampaikan undangan kepada para pemilik kandang babi untuk menghadiri diskusi pada Senin (13/5) nanti. "Mereka bersedia hadir, kita akan berdiskusi bagaimana terkait keberadaan kandangan babi mereka itu," ujarnya.

Diskusi itu nantinya akan dilakukan dengan melibatkan pemilik ternak dan juga petugas Satpol PP untuk kemudian mengetahui terkait perizinan kandang babi tersebut. "Utamanya apakah mereka ada memegang perizinan dan lainnya, nanti akan kita diskusikan,"pungkasnya.  (*)

 
 
Editor : Indra Zakaria