Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Pedagang Kembali Berulah, Jalan di Pasar Lama Banjarmasin Semrawut Lagi

Wahyu Ramadhan • 2024-06-28 10:30:45
RUWET LAGI: Lapak dan payung pedagang kembali merangsek ke badan Jalan Pasar Lama Laut. Kondisi ini sudah berlangsung sepekan terakhir. (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN)
RUWET LAGI: Lapak dan payung pedagang kembali merangsek ke badan Jalan Pasar Lama Laut. Kondisi ini sudah berlangsung sepekan terakhir. (FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN)

 

Lapak pedagang kembali bermunculan. Penataan Jalan Pasar Lama Laut di Banjarmasin Tengah tampaknya perlu disikapi lebih serius.

       ****
BANJARMASIN - Selain lapak, tenda terpal yang dulunya dipasang melintang di tengah jalan kini berganti dengan payung peneduh warna warni. Dipasang menjorok ke dalam badan jalan. Bila dilihat dari Jembatan 9 November atau Jembatan Pasar Lama, memang tidak kentara.

Tapi, berbeda bila Anda masuk ke dalam jalan. Lapak dan payung pedagang yang "menguasai" jalanan itu terlihat jelas. Dan, jumlahnya tidak sedikit. Kondisi ini sudah terjadi selama lebih dari sepekan. Persoalan lain, kawasan itu juga menjadi tempat mangkal para pengayuh becak. 

Kian semrawut, karena masih saja ada pembeli yang bertransaksi dari atas kendaraan. Enggan memarkir kendaraannya di kantong-kantong parkir yang tersedia.

Artinya, penertiban yang dilaksanakan Pemko Banjarmasin pada 27 Mei 2024 lalu belum menunjukkan hasil yang berarti. Lantas, di mana petugas gabungan yang dijanjikan bakal mengawasi kawasan tersebut? Pantauan Radar Banjarmasin, Kamis (27/6) siang, tak tampak seorang pun petugas. 

Dua unit posko yang ada belum difungsikan sebagaimana mestinya. Posko itu kosong dan terkunci. Baik itu posko yang berada di samping Jembatan 9 November, maupun posko lalu lintas yang berada dekat Jembatan Sulawesi. Dikonfirmasi kemarin, Kepala Satpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengakui masih ada pedagang yang memakai bahu jalan untuk berjualan.

"Alasan mereka karena panas. Tapi sudah kami tegur. Dan berkali-kali juga kami tertibkan," ujarnya.  "Sebagian lapaknya kami angkut dan amankan di kantor. Becak juga ada," tegasnya. Namun karena jumlahnya banyak sekali, maka tidak semuanya bisa tertangani.

Soal pengawasan, Muzaiyin mengklaim sudah berjalan sebagaimana mestinya. Petugas gabungan berjaga sejak pukul 06.00 hingga pukul 12.00 Wita. "Tidak bisa seharian penuh," ujarnya. "Memang, saat petugas ada pedagang tampak tertib. Ketika petugas pergi mereka kembali berulah," keluhnya. 

Muzaiyin mengharapkan kesadaran pedagang untuk mematuhi aturan yang sudah disepakati. "Agar sama-sama nyaman," tutupnya.

Terpisha, Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Banjarmasin, Umar mengaku sudah berkali-kali menindak pengunjung pasar yang bertransaksi di atas kendaraannya.

 

Padahal, kantong parkirnya tidak jauh. "Posisinya ada di depan dan di tengah-tengah pasar," katanya.

Umar juga berharap pada kesadaran pengunjung pasar. Karena petugas tidak bisa seharian penuh berjaga di situ."Soal ini akan kami angkat lagi di forum lalu lintas," janjinya. (*)

 
 
 

 

 
 
 
Editor : Indra Zakaria