Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

Viral Remaja Perempuan Banjarbaru Dikeroyok, Adik Korban Alami Trauma

M Fadlan Zakiri • 2024-07-04 15:45:00
PANIK : Adik korban pengeroyokan (baju merah) mengalami trauma usai melihat langsung kakaknya dikeroyok. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR VIDEO)
PANIK : Adik korban pengeroyokan (baju merah) mengalami trauma usai melihat langsung kakaknya dikeroyok. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR VIDEO)

 

Kasus pengeroyokan seorang remaja perempuan di Siring Sungai Kemuning, Banjarbaru sangat berdampak terhadap kondisi psikologis korban.

Selain korban, kondisi ini juga dialami oleh adik laki-lakinya yang saat itu melihat langsung tragedi pengeroyokan kakaknya. Hal tersebut membuat Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Banjarbaru turun tangan untuk melakukan pendampingan.

Kepala DP3APMP2KB Banjarbaru, Rahmah Khairita mengatakan, langkah pendampingan yang dilakukan sudah sesuai standar pelayanan PPA, yaitu pelayanan pengaduan, penjangkauan/home visit, pendampingan secara psikologis atau pemulihan secara psikis.

Saat ini pihaknya sudah menjalankan penjangkauan atau home visit kepada korban. Dan kondisi korban secara fisik mengalami luka lebam dan memar. Terkait psikologisnya, Rita membeberkan, dari hasil konseling yang dilakukan menunjukkan bahwa kondisi psikis korban sudah berangsur normal.

Namun, untuk adik korban yang berada di lokasi kejadian mengalami trauma ringan. Sehingga pihaknya akan melakukan pendampingan secara psikologis lanjutan ke rumah korban. “Adik korban perlu mendapat penanganan, lantaran melihat langsung aksi kekerasan yang dialami kakaknya,” jelas Rita.

Pendampingan ini, akan terus dilakukan sampai kondisi psikis kedua anak ini dinyatakan pulih oleh psikolog klinis. Selain secara psikis, Rita menambahkan bahwa korban juga mendapat pendampingan hukum dari UPTD PPA Banjarbaru. “Selama kasus ini masih bergulir di kepolisian hingga dinyatakan selesai di pengadilan akan kami dampingi,” bebernya.

Saat ini tiga pelaku pengeroyokan remaja 13 tahun tersebut telah ditangkap. Mereka dua perempuan dan satu laki-laki.

Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Syahruji menyebut, pelaku laki-laki merupakan warga Kampung Jawa, Kabupaten Banjar. Dia berhasil diamankan tanpa perlawanan di tempat tongkrongan yang disebutkan korban. Dari pelaku pertama berusia 16 tahun itu, dikantongi informasi dua pelaku lain.

“Adapun kedua pelaku yang juga ABH perempuan berusia masing-masing 15 dan 17 tahun, diamankan tanpa perlawanan dalam dua rumah terpisah di Kecamatan Cempaka," paparnya.

Setelah dilakukan gelar perkara, ketiga pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 170 ayat 2 ke 1e ( pengeroyokan yang mengakibatkan luka) dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. "Sementara motif pengeroyokan ini sedang didalami oleh penyidik dan pemeriksaan masih berlangsung,” tuntas Syahruji. 

 
 
Editor : Indra Zakaria