Belum diketahui pasti apa penyebab terbakarnya kapal itu. Informasi diterima Radar Banjarmasin, Jumat (2/8/2024) pagi, proses pemadaman api sampai sekarang masih dilakukan.
Api masih berkobar dan tim kesulitan memadamkannya karena angin sangat kencang mencapai 40 knot ke atas pada malam tadi.
Titik terjadi kebakaran di dack kendaraan. Beruntung semua penumpang berhasil diselamatkan setelah dievakuasi menggunakan sekoci dan dibantu Kapal MV Meratus Kapuas. Sekarang proses evakuasi tengah berlangsung, Tim Ditpolairud Polda Kalsel, Basarnas dan KSOP Kelas 1 Banjarmasin dibantu MV Meratus Kapuas dan Kapal Patroli Singa Bakamla kini sedang membawa seluruh korban ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
"Kita masih menunggu kapal Bakamla yang membawa korban, posisi sekarang sudah di Laut Taboneo,"ungkap Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas I Banjarmasin, Germas.
Sementara itu Kepala Basarnas Banjarmasin Al Amrad, mengungkapkan timnya masih di lapangan membantu proses evakuasi para korban. Ia mengungkapkan, hasil pendataan ada sebanyak 120 orang di dalam kapal. "Rinciannya 76 orang penumpang, dan 44 ABK," ungkap dia.
Al Amrad memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, semua dalam keadaan selamat."Ini masih proses perjalanan menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin," bebernya.(*)