BANJARBARU - Pelaksanaan hari perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/Sederajat diklaim berjalan lancar. Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru menyebut tidak ada gangguan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, M Aswan melalui Kabid Bina SMP, Alamsyah menyatakan bahwa dari pantauannya pelaksanaan UNBK berjalan lancar di hari perdana.
"Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala untuk hari ini," konfirmasinya kepada Radar Banjarmasin, Senin (22/4).
Diterangkannya, bahwa UNBK kali ini diikuti oleh 4.121 siswa SMP/Sederajat di Kota Banjarbaru. Dengan rincian sekolah terdiri dari 14 SMP Negeri, 8 SMP Swasta serta 13 Madrasah.
"Ada empat sekolah yang tidak bisa melaksanakan secara mandiri, yakni SMPN 8, 5, 9 dan 11. Jadi pelaksanaan UNBK bergabung atau di sekolah lain," ujarnya.
Adapun, dari pantauan wartawan di lapangan. SMPN 8 dan SMPN 5 Banjarbaru digabung jadi satu sekolah. Yakni digelar di SMKN 2 Banjarbaru.
Kepala Sekolah SMPN 8 Banjarbaru, Dewi Sakura menerangkan bahwa pelaksanaan UNBK hari pertama bagi siswanya tidak ada kendala. "Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala."
Ditanya apakah ada antisipasi terkait gangguan listrik atau jaringan. Dewi mengatakan bahwa hal itu sudah diantisipasi dengan berkoordinasi bersama pihak Telkom dan PLN.
"Aman-aman saja, server juga lancar. Siswa kita juga Alhamdulillah bisa menghadapinya," katanya.
Total siswa SMPN 8 sendiri kata Dewi berjumlah 170 siswa. Sebelum hari H UNBK. Pihak sekolah sebutnya sudah melakukan persiapan menghadapi UNBK ini.
"Dari try out dan simulasi sudah kita gelar. Juga tak lupa dilaksanakan Salat Hajat bersama," ujarnya.
Senada, Kepala Sekolah SMPN 5 Banjarbaru, Undi Sukarya juga mengatakan kalau siswanya tak mengalami kendala berarti. Bahkan sebutnya mayoritas siswanya lebih cepat menyelesaikan soal dari waktu yang ditentukan.
"Sejauh ini tidak ada kendala dan gangguan. Malah siswa lebih cepat menyelesaikan tugasnya. Karena memang kita persiapannya sudah lama sekali, dari bulan Agustus," ujarnya.
Tidak jauh berbeda dengan SMPN 8. Undi bercerita sebanyak 322 siswanya turut dibekali Salat Hajat sebelum menggelar UNBK. Bedanya, orang tua siswa disebutnya diajak dalam salat hajat ini.
"Kalau try out sama simulasi kan jelas, juga ada tambahan materi. Nah kita adakan salat hajat bersama orang tua juga. Wali atau orang tua juga kita minta agar menaruh perhatian lebih terkait persiapan UNBK ini, anak misalnya jangan dibebani tugas tambahan menjelang hari H," bebernya.
Bernasib tidak bisa menggelar UNBK secara mandiri di tahun ini. Kepsek SMPN 8 dan SMPN 5 menegaskan jika tahun depan pihaknya menarget bisa menggelar secara mandiri.
"Kita target tahun depan sudah bisa. Memang sekarang kekurangan sarana dan pra sarana. Semoga tahun depan bisa (mandiri)," kata Undi.
Diketahui sebelumnya, menjelang melaksanakan UNBK, para siswa SMP sederajat sudah melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada 1-8 April untuk teorinya.
Kemudian dilanjutkan pada 10-11 April jadwal susulan USBN dan 13-18 April jadwal ujian praktik USBN.
Lusa atau dua hari lagi, para siswa SMP/sederajat di seluruh Indonesia akan menjalani UNBK secara serentak. Termasuk di Kota Banjarbaru.
Sesuai dengan jadwal UNBK, pelaksanaan akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama akan dimulai dari pukul 07.30-09.30 WITA, sesi kedua dari pukul 10.30-12.30 WITA dan sesi ketiga dari pukul 14.00-16.00 WITA.
Untuk hari pertama UNBK akan diujikan Bahasa Indonesia, hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari terakhir IPA. (rvn/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin