BANJARMASIN - Peserta pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2019 menerima pembekalan materi di Hotel Banjarmasin International, kemarin (22/7). Ini tahapan selanjutnya setelah kunjungan lapangan pada akhir pekan tadi.
Kabid Pengawasan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono menyebutkan, ada tiga pemateri yang ditunjuk panitia. Pertama, Kepala DLH Banjarmasin Mukhyar. Lalu mantan Kepala BLHD Banjarmasin Hamdi. Dan terakhir Hesly Junianto mantan Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin.
Materi Mukhyar lebih ditekankan pada sampah plastik. Senada dengan misi pemko yang sedang gencar-gencarnya mengurangi timbunan sampah dari penggunaan kantong kresek dan botol minuman.
Sementara Hamdi, materinya lebih luas, terkait masalah lingkungan yang dihadapi Banjarmasin. Sedangkan Hesly, mengulas tentang peran warga dalam menjaga lingkungan. Bahwa tugas itu bukan cuma beban pemko.
Pesan menarik diberikan Hesly di akhir materinya. Duta Lingkungan Hidup terpilih harus piawai berbahasa Inggris. "Karena isu-isu lingkungan lebih banyak diulas dalam Bahasa Inggris," ujarnya.
Salah satu peserta, Sheva Yunita menuturkan, materi hari itu sungguh kaya. "Semakin menambah wawasan. Kami juga diajari tentang penanganan pencemaran lingkungan," ungkap mahasiswi semester lima Jurusan Manajemen Uniska itu.
Pembekalan itu belum berakhir. Hari ini (23/7) giliran mantan Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta yang berbicara sebagai pemateri. Hadir pula pendiri Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar Banjarmasin, Arifin. (mr-154/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin