BANJARMASIN - Selama ini, sosok Karmila hanya didengar publik dari mulut sang ayah, mantan Wali Kota Banjarmasin Muhidin. Kemarin (30/9), untuk pertama kalinya Karmila berbicara langsung di depan publik. Sekalipun nadanya terkesan diplomatis.
Ditanya mengenai rencana Partai Amanat Nasional yang hendak mengusungnya pada Pilkada 2020 nanti, Karmila mengaku siap menjadi calon wali kota.
"Insyaallah saya maju Banjarmasin satu. Semua tergantung masyarakat dan partai. Bila menginginkan saya maju, saya pasti maju. Mohon doanya saja ya," kata Karmila.
Dia muncul dalam pembekalan caleg PAN yang digelar di Best Western Kindai Hotel di Jalan Ahmad Yani kilometer 4,5.
Namun, istri dari Ketua DPD PAN Banjarmasin Harry Wijaya itu mengaku ingin fokus pada pelantikan Anggota DPRD Kalsel. Seperti diketahui, Karmila meraih suara terbanyak di Dapil 1 Banjarmasin.
"Sekarang saya lebih fokus ke pelantikan September nanti. Setelah itu baru menimbang soal Pilkada," jelasnya.
Ditanya kriteria calon wakil wali kota, dia menginginkan pendamping yang mengerti seluk-beluk pemerintahan. "Jadi kami bisa saling melengkapi dan saling mengisi," tambahnya.
Disinggung nama Nurul Fajar Desira, Kepala Bappeda Kalsel sekarang, Karmila pun hanya tersenyum. "Tunggu saja, sekarang masih fokus ke pelantikan DPRD," tutupnya.
Kebetulan, Ketua DPW PAN Kalsel juga ada di situ. "Sudah saya janjikan kemarin. Karmila yang saya siapkan untuk maju dalam pemilihan wali kota nanti," tegas Muhidin.
Dalam acara itu, hadir pula Ketua Umum PAN Zulkipli Hasan. Kepada media, ketimbang mengulas isu Pilkada, dia lebih sreg membicarakan soal pembekalan caleg.
"Jadilah wakil rakyat yang baik. Enggak usah cari-cari proyek," serunya. Dia juga meminta caleg PAN untuk memerhatikan pengusaha kecil. "Contoh pedagang Ketupat Kandangan. Kasih dia modal agar menjadi pemilik restoran besar," tambahnya. (mr-154/fud/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin